Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Wagub Serahkan 159 Ton Beras Untuk Korban Banjir Subang

 

SUBANG (wartamerdeka.info) – Pemdaprov Jabar menyalurkan 159 ton beras untuk 117.288 warga di 18 kecamatan. Penerima bantuan  merupakan korban banjir besar yang terjadi Februari 2021.  

Selain beras, Pemdaprov juga menyerahkan benih udang untuk Gapoktan Mulya Tani (Desa Mulyasari), Gapoktan Sumber Tani (Desa Langensari), dan Gapoktan Barokah Tani (Desa Kosambi).  

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum lansung menyerahkan bantuan diterima Wakil Bupati Agus Masykur di rumah dinas Bupati Subang, Rabu (17/3/21). 

Menurut Wagub, beras merupakan cadangan pangan pemerintah daerah (CPPD) milik Jabar. Bantuan diberikan sebagai bentuk perhatian Pemdaprov kepada korban banjir di Subang. “Harapan kami bantuan ini bisa bermanfaat dan juga tidak ada masalah di akhirnya,” ujarnya. 

Uu meminta Pemkab Subang mengawasi pendistribusian hingga sampai ke tangan warga dengan utuh. "Kami tidak berharap ada bantuan provinsi ujung-ujungnya musibah, kisruh, administrasi tidak beres, dan hal-hal yang tidak diinginkan lainnya," katanya. 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat Jafar Ismail menuturkan, bantuan beras dan benih bertujuan  agar tidak terjadi rawan pangan di sekitar lokasi bencana. 

Menurutnya, sejak 2009 Pemdaprov selalu menyediakan cadangan beras yang dianggarkan dari APBD provinsi. Jumlah yang diwajibkan 200 ton. Namun sejak keluar Permentan 11/2018, cadangan beras wajib sebanyak 3.600 ton, disesuaikan jumlah penduduk. 

Pada 2021, Pemdaprov menganggarkan untuk pengadaan 1.200 ton beras cadangan, dan sudah ada 630 ton. Dengan bencana yang terjadi di beberapa daerah, cadangan beras yang siap disalurkan sebanyak 531 ton untuk sekitar 1,6 juta jiwa korban bencana. 

“Diharapkan tahun ini segera dapat dialokasikan pada masyarakat yang terdampak,” ungkap Jafar.  

Wakil Bupati Subang Agus Masykur, banjir telah jadi langganan daerahnya sejak 2015. Tahun ini tercatat banjir merendam 11.572 hektare sawah dan 4.897 hektare tambak kolam ikan air tawar yang tersebar di 21 kecamaan. 

“Kerugian diperkirakan mencapai Rp421,60 miliar,” katanya. (Tyo)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama