TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Tim SAR Batalyon C Brimob Polda Metro Jaya, Evakuasi Puluhan Korban Banjir Kali Krukut Kemang Jakarta

JAKARTA (wartamerdeka.info) - Tim SAR Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Metro Jaya terlihat masih berjaga-jaga di lokasi banjir wilayah Kemang Jakarta Selatan, Selasa (25/05/2021) dini hari.

Banjir akibat masuknya air Kali Krukut ke wilayah pemukiman, menyebabkan puluhan warga panik.

"Kami bersama tim akan terus memantau perkembangannya untuk menyelamatkan warga dengan mengevakuasi ke tempat yang lebih aman," ucap Bripka Supriyanto, anggota Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya saat ditemui wartawan di lokasi banjir Kemang Jakarta Selatan. 

Dengan berbekal perahu karet, 1 mesin tempel, senter, tali dan pelampung, satu regu tim SAR Batalyon C Pelopor berjuang keras sejak sejak banjir melanda Kemang. 

Sebanyak 50 warga Kemang, 2 diantaranya ibu hamil dan balita berhasil terselamatkan.

Pantauan di Jalan Kemang Utara IX, banjir terjadi akibat luapan kali Krukut sejak hujan mengguyur wilayah tersebut 4 hari lalu. Warga sempat panik.

Selain terjebak banjir, warga tak sempat mengamankan harta bendanya yang hanyut terbawa derasnya air. 

"Masih bersyukur terselamatkan dengan bantuan polisi Brimob," kata Dendi (20), warga Kemang Utara. 

Dendi mengatakan, banjir terjadi sejak hujan deras mengguyur Jakarta 4 hari lalu. Saat hujan itu, luapan air hanya menggenangi jalan akses masuk Kemang dan tidak masuk rumah. 

"Tadinya engga masuk ke rumah, eh sekarang sudah setinggi semeteran," pungkasnya. (Tyo)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama