Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Belum Ada Petugas Keamanan, Enam Rumah D'Village Bantar Huni, Dibobol Maling Dalam Satu Malam

TASIKMALAYA (wartamerdeka.info) - Enam rumah di lingkungan perumahan D'Village Bantar Huni kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya Jawa Barat Selasa dini hari (8/6/2021) telah dibobol maling.

Diduga pelaku lebih dari satu orang pasalnya banyak barang yang hilang seperti seperangkat alat las listrik, pakaian serta alat tidurpun seperti selimbut raib juga.

Dikatakan salah seorang korban bernama Andika Purnama kerugian keseluruhan sementara kisaran di angka 10juta ke atas, karena uang kontan miliknnya dan milik temannya juga keseluruhan 6,5juta hilang di dalam berangkas yang terlihat sudah acak acakan.

Itu baru dari 3 rumah yang sudah di ketahui, 3 rumah yang lain belum diperiksa karena menunggu pihak kepolisian.

Kronologi kejadian di ketahui saat malam naas itu rumah seluruhnya yang kemalingan sedang  dalam keadaan kosong. " Biasanya saya tidur di sini namun semalam di tinggalin karena tidur di tempat yang lain", kata Andika saat di temui di lokasi, Selasa (8/6/2021)

Lanjut Andika, keamanan perumahan belum ada karena situasi perum ini baru beberapa unit saja yang telah di bangun, penghuninyapun baru sedikit.

Perkara ini belum ditangani polisi baru laporan lewat telepon saja dan para korban di duruh datang ke polsek Tamansari untuk membuat pelaporan Langsung, " demikian keterangan Andika kepada Wartawan. (H. Adam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama