TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Elemen Masyarakat Bergerak Putus Rantai Pandemi Di Bangkalan

SURABAYA (wartamerdeka.info) - Kapenhumas Satgas Penanganan Covid-19 Bangkalan, Kolonel Arm Imam Haryadi menyebut jika saat ini elemen masyarakat mulai melibatkan diri untuk memutus rantai pandemi Covid-19 yang sebelumnya menyerang daerah itu.

Imam menjelaskan, mulai dari tokoh agama hingga tokoh masyarakat mulai turun di jalan untuk mensosialisasikan pentingnya mematuhi protokol kesehatan.

"Di antara mereka ada juga yang ikut berpartisipasi bersama Satgas dengan membagi-bagikan masker ke masyarakat,” katanya saat tengah ikut memberikan sosialisasi kepada masyarakat Bangkalan, Jawa Timur, Kamis (10/6/2021).

Seperti yang dilakukan oleh Nadia Bafagih (28) saat ini. Ketua relawan RSLI itu merangkul beberapa aktivis kemanusiaan yang ada di Jawa Timur untuk ikut serta menanggulangi adanya Covid-19 di Bangkalan.

"Kita ajak seluruhnya berperan guna menciptakan kesadaran dan kedisiplinan dalam diri masyarakat," ujarnya.

"Selain itu, sebagai upaya penanganannya, kami juga telah mendatangi Baznas Bangkalan untuk merencanakan bantuan penanganan Covid-19,” bebernya. (*)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama