// Ukraina menandatangani pakta pertahanan dengan negara-negara Teluk dalam upaya untuk mendapatkan dukungan finansial. // Indeks saham Nikkei 225 turun lebih dari 2.000 poin (+4%), pada Senin pagi, di tengah kekhawatiran konflik di Iran akan meningkat dan mengganggu pasokan minyak mentah. // Menteri luar negeri dari Pakistan, Turki, Mesir, dan Arab Saudi bertemu di Islamabad, dengan tujuan meredakan perang AS-Israel terhadap Iran. // Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan Amerika Serikat sedang merencanakan serangan darat meskipun dalam upaya diplomatik untuk mengakhiri perang. //

Berita Foto

Wisata

Profil: Anda AH

Menteri Luar Negeri Pakistan mengatakan perundingan antara Iran dan AS akan diadakan dalam waktu dekat.


Namun Iran kembali bersumpah untuk berjuang sampai akhir. Sumpah itu muncul setelah AS mengumumkan akan mengerahkan pasukan respons cepat militernya di wilayah tersebut.

Lanjut...

WMChannel


 

Jelang Silatnas Peserta Dan Panitia Hingga Karyawan RM Orasawa Di-Rapid Test Antigen

GORONTALO (wartamerdeka.info) - Panitia pelaksana Silaturahmi Nasional (Silatnas) Warga Gorontalo melakukan Rapid Test terhadap Panitia dan peserta yang akan hadir pada kegiatan tersebut. 

Tak hanya Panitia pelaksana dan peserta saja dilakukan Rapid Test, karyawan Rumah Makan Orasawa pun tak luput dari test Rapid Antigen oleh tim medis. 

dr. Yanti Tuna mengatakan, Rapid Test tersebut dilaksanakan guna memastikan panitia dan peserta bebas dari Covid-19. Demikian juga karyawan Rumah Makan Orasawa, yang menjadi tempat pelaksanaan kegiatan Silatnas. 

"Untuk peserta luar daerah,  kami akan melakukan pemeriksaan surat antigen," tutur Yanti. 

Ia menambahkan, pihaknya telah melakukan Rapid Test sekitar 50 orang baik panitia maupun pekerja  karyawan Rumah Makan Orasawa. 

"Intinya Rapid Test antigen ini dilakukan, agar kegiatan aman dan tetap memenuhi protokol kesehatan. Sebab, saat ini kita masih masa pandemi Covid-19. Hasilnya pun alhamdulillah semuanya negatif," tutupnya.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama