Breaking News

// Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. //

Kasus Covid-19 Di Purwakarta Alami Peningkatan Pasca Libur Lebaran

PURWAKARTA (wartamerdeka.info) - Pasca perayaan Idulfitri, jumlah penderita Covid-19 di wilayah Kabupaten Purwakarta mengalami peningkatan 

Seperti yang dikatakan Bupati yang juga Ketua Satgas Covid - 19 Kab.Purwakarta Hj.Anne Ratna Mustika, berdasarkan data dan laporan pasca libur lebaran, kasus positif mengalami peningkatan dibandingkan natal dan tahun baru. Namun, peningkatannya terbilang kecil dibandingkan tahun lalu.

"Ada 38 orang yang positif pasca libur lebaran yang tersebar di seluruh kecamatan Purwakarta. Paling banyak yang bergejala sedangkan 15 orang yang tak bergejala. Data ini semua masuk dari rumah sakit," kata Bupati Anne, Rabu (2/6/2021).

Selain yang terkonfirmasi positif, Bupati Anne juga menyebut ada satu orang yang meninggal dunia dan 12 orang terkonfirmasi sembuh.

Untuk itu Bupati menghimbau kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Purwakarta agar melaksanakan prokes 5 M yaitu, memakai masker, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan tidak berpergian kalau tidak berkepentingan.

Dengan adanya lonjakan terkonfirmasi Positif tersebut pihaknya telah menindaklanjuti bersama dengan Satgas dan Dinas Kesehatan. Dan akan terus memantau terutama ketersediaan tempat tidur untuk penanganan bagi penderita covid-19 di setiap rumah sakit.

Bupati Anne mengungkapkan data di Rumah Sakit Rujukan masih aman. Tercatat angka dari RS Bayu Asih dan RS Siloam yaitu 47 persen naik dari sebelumnya yang hanya 41 persen.

"Kami akan pantau terus apalagi dari angka kematian yang masih tinggi untuk tingkat Nasional," ujarnya

Bupati Anne juga menegaskan, tak ada klaster baru di Purwakarta, terkait warga yang terkonfirmasi Positif kemungkinannya mereka yang melakukan perjalanan dari zona merah dan sebaliknya.(A.Budiman)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama