Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Madiun Zona Merah, Danrem 081/DSJ Minta Masyarakat Lebih Disiplin

KOTA MADIUN (wartamerdeka.info) - Madiun saat ini dinyatakan termasuk zona merah dalam penyebaran Covid-19. Meroketnya angka penyebaran Covid-19 di daerah tersebut mendapatkan perhatian khusus, baik dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.

Bahkan beberapa hari lalu (18/6), Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo melakukan kunjungan kerjanya di Kota dan Kabupaten Madiun.

Selain bertatap muka langsung dengan Forkopimda dan membahas berbagai langkah dalam penanganannya, Panglima TNI dan Kapolri juga meninjau kegiatan vaksinasi dan Posko PPKM Mikro yang ada di sana.

Terkait kondisi tersebut, Danrem 081/DSJ, Kolonel Inf Waris Ari Nugroho mengingatkan kembali agar masyarakat untuk lebih disiplin.

“Dengan kondisi saat ini yang sudah zona merah, tentu tidak ada upaya lain selain masyarakat harus lebih disiplin dan jangan kendor dalam menjalankan Prokes,” katanya melalui rilis tertulisnya, Minggu (20/6/2021).

Dia menilai, meskipun saat ini jajaran TNI-Polri bersama pemerintah daerah terus melakukan berbagai upaya dalam mempercepat penanganannya, namun jika tanpa didukung adanya kesadaran dan kedisiplinan yang tinggi dari masyarakat, tentunya hal itu akan dapat memperlambat atau mempersulit dalam penanganannya.

“Covid-19 ini tidak main-main, semuanya harus bersatu dan berperan dalam penanganannya,” tegasnya.

Danrem juga menghimbau kepada masyarakat Madiun khususnya, untuk menghindari atau menjauhi kerumunan massa, agar penyebaran Covid-19 tidak semakin meluas.

“Jika memang tidak sangat penting sekali, lebih baik di rumah saja bersama keluarga. Kalau harus keluar rumah tetap gunakan masker dan menjaga jarak,” pungkasnya. (*)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama