// Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV // Atletico Madrid meraih kemenangan 2-0 atas Barcelona, setelah Cubarsi (Barcelona) diusir dari lapangan Camp Nou. // Perselisihan minyak Libya mencerminkan krisis Hormuz, memicu kekhawatiran energi Eropa // Perusahaan satelit AS Planet Labs mengumumkan pemblokiran siaran gambar perang di Iran, atas permintaan pemerintah AS. // Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz //

Berita Foto

Trump: Pembicaraan dengan Iran Mungkin Terjadi 'Pada Akhir Pekan'


Kurang dari seminggu sebelum berakhirnya gencatan senjata antara AS dan Iran, kedua pihak mungkin semakin mendekati putaran pembicaraan berikutnya. Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Kamis bahwa pertemuan berikutnya mungkin akan berlangsung pada akhir pekan.

Baca selanjutnya...

 


Pelaku Penganiayaan Terhadap Sopir Kontainer Ternyata Warga Sipil Bukan TNI

JAKARTA (wartamerdeka.info) - Beredar sebuah video penganiayaan dan perusakan terhadap sopir dan truk pengangkut kontainer yang terjadi di Jalan Yos Sudarso, Sunter, Jakarta Utara pada Sabtu (26/6). Dalam video yang kemudian viral tersebut terdengar seseorang berkata, “woooy, jangan mentang-mentang tentara, belagu banget.”

Dalam video yang beredar tersebut nampak aksi penganiayaan dan perusakan yang dilakukan pengemudi mobil Pajero terhadap sopir truk kontainer, setelah memindahkan mobilnya (pajero) pelaku kemudian kembali melakukan pengerusakan truk kontainer tersebut.

Setelah kejadian tersebut sopir truk kontainer atas nama  Egi Sayana umur 22 tahun yang beralamat di Kp. Kaso Cibodas Rt.006/001 Kel. Sukaraja Kec. Warunggunung, melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian setempat.

Setelah dilaksanakan penyidikan oleh pihak Kepolisian, bahwa yang melakukan penganiayaan dan perusakan adalah warga sipil dengan identitas Omega Kotutung umur 41 Tahun pekerjaan Pelaut yang mengemudikan Mobil Pajero Sport warna hitam bernomor polisi B 1881 QH, alamat Jl. Gembira Trs. No. 182 A Sungai Bambu Tj. Priok.

Sementara Kepala Bidang Penerangan Umum Puspen TNI Kolonel Laut (KH) Dr. Drs. Edys Riyanto, M.Si. menghimbau “kepada masyarakat agar tidak ceroboh dalam menyebutkan Institusi TNI dalam unggahan video pada kejadian apapun”.

Saat ini kasus tersebut sedang dalam pendalaman pihak Polda Metro Jaya. (*)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama