Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Tingkatkan Naluri Tempur, Pussenif Gelar Tartih Menembak Reaksi Dan Menembak Tempur Terpusat TA 2021

JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif) Kodiklatad menggelar Penataran Pelatih (Tartih) menembak reaksi (Baksi) dan menembak tempur (Bakpur) Terpusat TA 2021.

Pembukaan Tartih dilaksanakan di kelas lapangan Pusdikif Pussenif Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu (2/6/2021) dengan Inspektur Upacara Wadan Pussenif Kodiklatad Mayjen TNI A. Daniel Chardin, S.E., M.Si.yang mewakili Danpussenif.

Dalam sambutan Danpussenif Letjen TNI Arif Rahman, M.A., yang dibacakan oleh Wadan Pussenif mengatakan, sejalan dengan kebijakan pimpinan dan tugas-tugas TNI AD ke depan, selain untuk meningkatkan kualitas satuan dan mutu tempur satuan, maka perlu peningkatan sumber   daya manusia khususnya para pelatih Baksi dan Bakpur.

Danpussenif juga menyampaikan, bahwa mengingat penataran ini diikuti oleh para Perwira dan Bintara dari berbagai Kotama, maka penataran akan diarahkan untuk menyamakan persepsi, pentahapan dan metode latihan sekaligus untuk membekali teknik latihan Baksi dan Bakpur yang efektif dan efisien.

Di samping itu, Danpussenif  berpesan kepada seluruh peserta penataran agar mampu menyerap dan menerima materi menembak reaksi dan menembak tempur dengan baik sehingga dapat berguna dalam pelaksanaan penugasan ke depannya.

Usai melaksanakan pembukaan penataran, para peserta menerima pengarahan pimpinan dilanjutkan pengarahan dari penyelenggara. 

Penataran akan dilaksanakan selama 21 hari, dimulai dari tanggal 2 sampai dengan tanggal 22 Juni 2021.(Sumber: Dispenad)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama