TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Diduga Hendak Buang Air Besar Di Laut, Seorang Pria Tewas Terhempas Ombak Pantai Selatan

TASIKMALAYA (wartamerdeka.info) - Telah diketemukan mayat laki - laki di Pantai Pasanggrahan Ds.Cipatujah Kec.Cipatujah Kab Tasikmalaya dengan posisi telungkup dan berbaju loreng sekitar pukul 15.40 wib, Selasa (3/8/2021).

Identitas korban diketahui bernama Warso (65) warga Dusun Sukacai RT 001/009 Desa Rancah Kec.Rancah Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat.

Dikatakan saksi, sepertinya si korban hendak buang hajat karena dari kejauhan terlihat membuka celana lalu jongkok di tumpukan batu penghalau ombak dan saat itu sedang keadaan hujan serta ombak pun terlihat besar.

"Sekitar jam 14 Wib sedang dalam keadaan hujan Saya melihat korban berjalan di tumpukan batu penghalau ombak, lalu jongkok sambil membuka celana mungkin dia akan buang air besar, beberapa saat tidak terlihat lagi sampai sekitar jam 15.40 wib sudah di temukan meninggal" demikian kata dua Orang saksi Ruhiat (50) dan Enjid (55) yang merupakan warga setempat.

Kepala Jaga Sat Pol Air Res Tasikmalaya, BRIPKA Elaefi Joni membenarkan hal ini, dan setelah menerima laporan pihaknya bersama tim mendatangi lokasi untuk mencari keterangan saksi serta mengevakuasi jasad korban ke Puskesmas.

Sedangkan dari pihak kelurga menerima hal ini sebagai kecelakaan dan menolak jasad untuk diotopsi, hingga polisi menyerahkannya kepada pihak keluarga setelah membuat pernyataan penolakan otopsi.

Barang bukti yang ditemukan berupa satu buah dompet warna hitam yang berisikan KTP dan uang sebesar Rp 650.000 juga diserahkan ke pihak keluarga. (H.Adam) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama