Langsung ke konten utama

Asuransi Astra Kolaborasi dengan Halodoc Luncurkan Asuransi Kesehatan Garda Healthtech

Foto: DIC Astra Financial & Logistic, Suparno Djasmin, bersama CEO Asuransi Astra dan CEO & Founder Halodoc, yang menghadiri Lauching Garda Healthtech

KARAWANG (wartamerdeka.info) - Asuransi Astra berkolaborasi dengan Haladoc meluncurkan produk Garda Healthtech, Rabu (29/9/21), secara virtual melalui zoom meeting. Garda Healthtech merupakan produk baru asuransi kesehatan yang melindungi kesehatan masyarakat Indonesia yang berplatform digital dengan harga terjangkau.  

Dalam launching tersebut, turut hadir DIC Astra Financial & Logistic, Suparno Djasmin atau yang akrab disapa Pak Abong; CEO Asuransi Astra, Rudy Chen; CEO & Founder Halodoc, Jonathan Sudharta; seluruh Jajaran Direksi Asuransi Astra, Tamu Undangan, serta awak media dari seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya, Pak Abong menyampaikan bahwa Asuransi Astra akan terus berinovasi untuk bisa menyesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat saat ini. Asuransi Astra melakukan kerjasama dengan Halodoc untuk berinovasi dengan meluncurkan asuransi kesehatan yang berbasis digital dengan biaya terjangkau dan pelayanan maksimal di seluruh Indonesia.

"Ini adalah satu kolaborasi yang baik, bahwa Asuransi Astra sudah melayani pelanggan lebih dari 3,5 juta pelanggan di seluruh Indonesia," ujarnya.

Pak Abong berharap, produk yang dilaunching ini bisa diterima dengan baik oleh masyarakat Indonesia. Dan sekaligus juga, Asuransi Garda Healthtech merupakan salah satu upaya dari Asuransi Astra dalam menyesuaikan kebaruan di masa pandemi dengan meluncurkan asuransi kesehatan berplatform digital.

"Saya ucapkan selamat dan sukses, semoga produk Garda Healthtech dapat diterima oleh seluruh masyarakat Indonesia dan bisa memberikan pelayanan yang memuaskan bagi pelanggan atau calon pelanggan kita di seluruh Indonesia," tutupnya.

Selanjutnya, Rudy Chen selaku CEO Asuransi Astra mengatakan akan selalu berkomitmen untuk beradaptasi, terus berinovasi, dan memberikan pelayanan yang terbaik. Masa Pandemi telah meningkatkan digital behavior masyarakat dunia secara signifikan, tanpa terkecuali negara Indonesia.

"Kami dari Asuransi Astra tidak pernah berubah untuk selalu berkomitmen dan beradaptasi, berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik," kata Rudy.

Menurutnya, dunia digital merupakan bagian yang sudah tidak dapat terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Peningkatan ini membuka peluang yang besar bagi bisnis platform digital untuk terus berkembang.

Pandemi juga telah mengubah gaya hidup masyarakat. Kesehatan telah menjadi prioritas utama masyarakat. Asuransi akan menjadi salah satu solusi untuk melindungi diri dari resiko yang tidak terduga.

Namun, lanjutnya, tidak serta-merta masyarakat langsung membeli perlindungan asuransi. Berikut beberapa hal yang dihadapi saat ini, diantaranya: literasi asuransi yang masih kurang, produk asuransi kesehatan kurang beragam, proses yang rumit serta harga yang kurang terjangkau.

Melihat adanya peluang besar dengan kondisi seperti ini, kami berkolaborasi dengan platform digital yang sudah terbukti pengalaman dalam penyediaan layanan kesehatan digital yaitu 'Halodoc'. "Asuransi Astra menawarkan produk asuransi kesehatan baru yang dapat dibeli secara perorangan yaitu Garda Healthtech," paparnya.

Berikut beberapa manfaat yang dapat diterima oleh pelanggan Garda Healthtech, diantaranya:

1. Garda Healthtech memberikan perlindungan menyeluruh, dimana pelanggan dapat melakukan konsultasi kesehatan dengan berbagai dokter dari yang umum hingga spesialis yang dibeli secara offline atau tatap muka dan pembelian obat secara online.

2. Prosesnya sangat mudah, mulai dari akuisisi hingga klaim, semua dapat dilakukan melalui aplikasi Halodoc.

3. Garda Healthtech memberikan pelayanan maksimal dengan harga terjangkau.

Sementara itu, CEO & Founder Halodoc Jonathan Sudharta, menyampaikan selamat atas diluncurkannya produk asuransi kesehatan Garda Healthtech. "Hari ini saya pribadi mengucapkan selamat atas peluncuran Garda Healthtech. Produk ini akan memberikan kemudahan pelayanan proteksi kesehatan untuk rakyat Indonesia.

"Tak perlu diragukan lagi, nama besar Asuransi Astra yang telah dipercaya oleh masyarakat Indonesia dan bekerjasama dengan Halodoc akan memberi kontribusi yang sesuai dengan kekuatan dari masing-masing perusahaan," pungkasnya. (DANS/NJK)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...