Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Bupati Purwakarta Pantau Langsung Hari Pertama Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

PURWAKARTA (wartamerdeka.info) - Bersama Forkopimda Bupati Purwakarta Hj.Anne Ratna Mustika didampingi Kadisdik H.Purwanto pantau langsung kegiatan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas yang dimulai hari ini, di SDN 1 Ciwareng dan SMPN 1 Babakancikao, Senin (6/9/2021).

Dari 17 Kecamatan yang ada di wilayah Kab.Purwakarta, baru di 14 Kecamatan yang telah diperbolehkan untuk menggelar Pembelajaran Tatap Muka Terbatas, dengan rincian sebanyak 208 SD dan 56 SMP yang telah mendapat ijin dan memenuhi ketentuan syarat dari Satuan Tugas Covid - 19 Kab.Purwakarta menyangkut Protokol Kesehatan.

Sedangkan untuk 3 Kecamatan lagi yaitu Kec.Purwakarta Kota, Bungursari, dan Jatiluhur belum bisa menggelar PTM karena masih berstatus zona merah Covid - 19

Kepada sejumlah Awak Media, Bupati Anne, mengatakan, Pada dasarnya pelaksanaan protokol kesehatan di sekolah sudah berjalan dengan baik, Anak-anak juga sudah paham prokes.

Bupati mengapresiasi inovasi dompet sehat yakni dompet yang disiapkan orangtua siswa yang isinya hand sanitizer, cadangan masker, sapu tangan, dan kayu putih

Pihak sekolahnya mengatur dengan baik, kapasitas masih 50 persen jadi memang ada sistem shift. Hari ini kita lihat mereka satu bangku satu anak, semoga ikhtiar ini berjalan dengan baik

Bupati Anne juga akan melakukan evaluasi pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas ini selama 2 minggu ke depan.

"Apabila gelombang satu ini lancar, maka gelombang kedua akan menyusul," pungkas Bupati Anne.(A.Budiman)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama