Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Hari Lalin Bhayangkara Ke - 66, Polda Jatim Laksanakan Program "Sapa Saya", Bantu Anak Yatim Korban Covid

LAMONGAN (wartamerdeka.info) - Sebanyak 150 anak yatim/piatu yang orang tuanya meninggal karena Covid 19 diajak berkunjung dan berwisata  ke Wisata Maharani Zoo dan Goa Lamongan (Mazoola) bersama Pak Yes, bupati Lamongan,  Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana dan Dandim 0812 Letkol Infantri Sidik Wiyono. 

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian acara Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-66. Jumat (17/9).

Pada acara tersebut juga dilaksanakan pengangkatan orang tua asuh dalam Program Ditlantas Polda Jatim Satu Polantas Satu Anak Yatim (Sapa Saya).

Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Suprapto yang hadir melalui Teleconference menyampaikan bahwa program Sapa Saya ini dilaksanakan dengan berkolaborasi antara lembaga masyarakat dan forum anak. 

Diharapkan program ini  dapat meringankan beban hidup anak-anak yang ditinggal oleh orang tua mereka karena Covid 19.

“Jadi program ini, satu polantas akan menyantuni satu anak yatim. Di Jawa Timur sampai dengan saat ini terdapat kurang lebih 7.000 anak yatim/piatu korban Covid 19. Harapannya dapat meringankan kesulitan hidup mereka, memberikan santunan agar mereka tetap optimis menatap masa depan,” kata Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo.

Selain itu, juga  akan dilaksanakan vaksin kepada 62.003 anak dengan 311 tenaga vaksinator di seluruh Jawa Timur.

Bupati Pak Yes memberikan apresiasinya terhadap program "Sapa Saya". Menurutnya, hal tersebut dapat membantu anak-anak yang kehilangan orang tuanya karena pandemi untuk ceria kembali.

“Kita mengajak anak-anak yatim yang orang tua nya meninggal karena Covid 19 untuk datang ke Mazoola. Kita ajak mereka   berkeliling untuk menyenangkan mereka. Kebetulan Mazoola merupakan  salah satu wisata outdoor yang dilakukan ujicoba pembukaan untuk umum,” ungkap Pak Yes.

Pada kesempatan tersebut  dilaksanakan vaksinansi bagi mereka baik vaksinasi dosis 1 maupun dosis 2.(Mas) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama