TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Kabupaten Barru Kembali Raih Penghargaan Swasti Saba Wistara

BARRU (wartamerdeka.info) - Kabupaten Barru kembali meraih penghargaan Swasti Saba Wistara yang merupakan level penghargaan tertinggi setelah Wiwerda dan Padapa oleh Kemenkes RI dan Kemendagri RI. 

Di Sulawesi Selatan sendiri empat belas kabupaten kota  berhasil meraih penghargaan Anugerah Swasti Saba dari Kemenkes RI dan Kemendagri RI , melalui program Kabupaten Kota Sehat (KKS) 2021. 

Adapun 14 kabupaten/kota yang mendapatkan penghargaan KKS, setelah dinyatakan lolos verifikasi oleh tim yang diturunkan dari pusat,  antara lain Kabupaten Barru, Pinrang, Soppeng, Bantaeng, Wajo, Luwu, Gowa, Takalar, Sinjai, Jeneponto, Enrekang, Luwu Timur, serta Kota Parepare dan Palopo. 

Atas capaian itu, Bupati Barru Ir. H. Suardi Saleh, M.Si didampingi Ketua TP. PKK Kab. Barru selaku Ketua Forum KKS drg. Hj. Hasnah Syam, MARS, hadir secara virtual pada acara penganugerahan penghargaan Swasti Saba  di ruang Barru Smart Information Centre (BASIC)  Kantor Bupati Barru, Rabu (17/11/2021). 

Untuk diketahui, penghargaan Swasti Saba Wistara ini adalah penghargaan level tertinggi yang kedua kalinya untuk Kab. Barru sejak 2019 dan 2021. Penghargaan ini juga sebagai bentuk apresiasi kepada kabupaten/kota yang berhasil membebaskan sedikitnya 60 persen Desa/Kelurahan dari perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS) atau telah dinyatakan ODF (Open Defecation Free). 

Bupati Barru H. Suardi Saleh menjelaskan, program KKS dilakukan dengan tujuan agar tercapai kondisi Kabupaten yang bersih, aman, nyaman dan sehat untuk masyarakat dengan berbagai program-program kesehatan lainnya. Selain itu, KKS merupakan apresiasi dari pemerintah pusat. 

"Penghargaan KKS adalah apresiasi pemerintah pusat pada pemerintah daerah yang sudah menyelenggarakan KKS sesuai Peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kesehatan," jelasnya. 

Ia menambahkan, capaian ini tak terlepas dari arahan dan pembinaan langsung Ketua TP. PKK Kab. Barru selaku Ketua Forum KKS bersama seluruh instansi terkait untuk menjaga daerah tetap bersih, aman, nyaman dan sehat untuk masyarakat.

Turut Hadir, Kadis Kesehatan dr. Amir Rifai, Kadis Lingkungan Hidup Drs. Taufik Mustafa, M.Si, Plt. Kepala Bappeda Umar S, SKM, M.Kes, Kadis Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Fadly R. Pawae, S. STP. M. Si. Kadis Pertanian Ir. Ahmad, MM, Kadis Perhubungan Drs. Anshar Tahir, M.Si, Kadis Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan Andi Takdir, SE, M.Si, Kadis Pariwisata Andi Syarifuddin, S.IP, M.Si, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Yossi Febrisia, S.STP, M.Si.

(Humas/Sam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama