// Perusahaan satelit AS Planet Labs mengumumkan pemblokiran siaran gambar perang di Iran, atas permintaan pemerintah AS. // Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz // Iran telah menghancurkan satu jet F-15 dan menargetkan pesawat A-10 AS yang jatuh ke Teluk. // Pasar saham UEA di Dubai dan Abu Dhabi telah kehilangan sekitar $120 miliar sejak perang AS-Israel terhadap Iran. // Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan Amerika Serikat sedang merencanakan serangan darat meskipun dalam upaya diplomatik untuk mengakhiri perang. //

Berita Foto

Wisata

Profil: Anda AH

Harga minyak tembus $116 per barel saat Iran menuduh AS bersiap melakukan invasi


Harga minyak mentah terus naik seiring dunia menghadapi krisis energi terbesar dalam beberapa dekade. Harganya telah melonjak ke level tertinggi dalam hampir dua minggu di tengah eskalasi di berbagai front perang AS-Israel melawan Iran.

Lanjut...

WMChannel


 

Wah...15 Anggota DPRD Muara Enim Ditahan KPK

JAKARTA (wartamerdeka.info) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menahan sejumlah orang di Kabupaten Muara Enim, Sumsel, Senin (13/12/2021). Kali ini 15 anggota DPRD yang ditahan KPK. 

Penahana  tersebut masih terkait OTT KPK di Muara Enim pada tahun 2019 yang lalu, yakni dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim, serta juga terkait penggesahan APBD Kabupaten Muara Enim tahun anggaran 2019.

Jubir KPK, Ali Fikri mengatakan sejumlah orang yang ditahan KPK itu berasal dari unsur legislatif.

Berikut nama-nama para anggota DPRD Muara Enim yang ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK:

a. AFS (AGUS FIRMANSYAH, tidak dibacakan), Anggota DPRD Kabupaten Muara Enim periode Tahun 2019 s.d 2023 

b. AF (AHMAD FAUZI, tidak dibacakan), Anggota DPRD Kabupaten Muara Enim periode Tahun 2019 s.d 2023

c. MD (MARDALENA, tidak dibacakan), Anggota DPRD Kabupaten Muara Enim periode Tahun 2019 s.d 2023 

d. SK (SAMUDERA KELANA, tidak dibacakan), Anggota DPRD Kabupaten Muara Enim periode Tahun 2019 s.d 2023

e. VE (VERRA ERIKA, tidak dibacakan), Anggota DPRD Kabupaten Muara Enim periode Tahun 2019 s.d 2023 

f. DR (DARAINI, tidak dibacakan), Anggota DPRD Kabupaten Muara Enim periode Tahun 2014 s.d 2019

g. EH (EKSA HARIAWAN, tidak dibacakan), Anggota DPRD Kabupaten Muara Enim periode Tahun 2014 s.d 2019

h. ES (ELISON, tidak dibacakan), Anggota DPRD Kabupaten Muara Enim periode Tahun 2014 s.d 2019

i. FA (FAIZAL ANWAR, tidak dibacakan), Anggota DPRD Kabupaten Muara Enim periode Tahun 2014 s.d 2019

j. HD (HENDLY, tidak dibacakan), Anggota DPRD Kabupaten Muara Enim periode Tahun 2014 s.d 2019

k. IR (IRUL, tidak dibacakan), Anggota DPRD Kabupaten Muara Enim periode Tahun 2014 s.d 2019

l. MR (MISRAN, tidak dibacakan), Anggota DPRD Kabupaten Muara Enim periode Tahun 2014 s.d 2019

m. TM (TJIK MELAN, tidak dibacakan), Anggota DPRD Kabupaten Muara Enim periode Tahun 2014 s.d 2019; 

n. UP (UMAM PAJRI, tidak dibacakan), Anggota DPRD Kabupaten Muara Enim periode Tahun 2014 s.d 2019; dan

o. WH (WILLIAN HUSIN, tidak dibacakan), Anggota DPRD Kabupaten Muara Enim periode Tahun 2014 s.d 2019.

"Untuk kepentingan penyidikan, Tim Penyidik melakukan upaya paksa penahanan para Tersangka untuk 20 hari ke depan terhitung mulai tanggal 13 Desember 2021 s/d 1 Januari," kata Ali Fikri. (Agus v).

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama