TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Musim Tanam, Petani Tambak Lamongan Berharap Pupuk Bersubsidi

YOGYAKARTA (wartamerdeka.info) - Kepala Dinas Perikanan Lamongan Yuli Wahyuono sebut mendapat angin segar dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI setelah bertemu dengan Dirjen Perikanan Budi Daya,  Dr. Tb. Haeru Rahayu, pertemuan membahas soal pupuk bersubsidi tersebut berlangsung di Hotel The Alena Jogyakarta, Jumat (28/1). 

"Pertemuan itu juga dihadiri Komisi IV DPR RI. InshaAllah pada awal bulan depan akan dilakukan pembahasan lanjutan, " Ungkap kadis Perikanan Lamongan, Yuli Wahyuono.

Mantan camat Paciran itu, optimis jika pembahasan terkait pupuk bersubsidi untuk 4 wilayah, kabupaten Lamongan, Pati, Tuban dan Gresik ini akan berjalan lancar dan membawa hasil setelah pembahasan lanjutan dengan Kemenkeu RI pada 4 Februari bulan depan. 

Memasuki musim tanam yang sebentar lagi akan dimulai, para petani tambak di Lamongan sangat berharap bantuan pupuk bersubsidi akan digulirkan pemerintah dengan kuota yang cukup. 

"Sebentar lagi, musik tanam akan dimulai, petani tambak sangat berharap bantuan pupuk bersubsidi segera bisa direalisasi, mudah mudahan semuanya akan berjalan lancar," tandas Kadis Perikanan itu. (Mas)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama