Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Pasca Kebakaran, Bupati Barru dan Bu Dokter Hasnah Syam Melayat Korban

BARRU (wartamerdeka.info) - Awal tahun 2022 ini, musibah kebakaran kembali terjadi di kabupaten Barru. Dua Rumah terbakar habis, 2 Rumah lainnya rusak sedang, dan memakan seorang korban jiwa.  Pristiwa tersebut terjadi di kampung Seiyye, kelurahan Mangkoso, Kecamatan Soppeng Riaja, Senin (10/1/2022).

"Innalilahi wa Inna ilaihi raji'un, kita kembali diuji, semoga ini semua jelas sumber kebakarannya dan menjadi pelajaran bagi kita," sebut Bupati Suardi Saleh yang dibersamai Ketua Tim Penggerak PKK Barru, drg. Hj. Hasnah Syam MARS  saat tiba dilokasi kebakaran. 

Berdasarkan  sumber dilokasi kebakaran,  Di rumah La Tihe, yang diduga sebagai awal mula kobaran api berasal, ditemukan seorang korban jiwa, atas nama HN, seorang perempuan berusia sekira 80 Tahun.

"Innalilahi wa Inna ilaihi raji'un, semoga Almarhumah dan segenap keluarga tabah atas peristiwa ini, sebuah ujian yang berat tapi harus kita lalui," sebut Bupati Suardi Saleh yang serahkan bantuan sembako dan perangkat lainnya, untuk korban sebagai upaya untuk meringankan beban sambil berupaya untuk membantu menyiapkan penanganan darurat sementara.

Untungnya, pemadam kebakaran yang sigap berjibaku mampu memadamkan Api sehingga kerugian yang lebih besar dapat terelakkan.

Terhitung, akibat kebakaran ini, keempat rumah tersebut, dikepalai oleh La Tihe, H. Borahima, Amirullah, dan Anwar, serta dihuni sedikitnya 14 Jiwa, dan total kerugian diperkirakan mencapai Delapan ratus juta rupiah, pihak berwenang sementara melakukan identifikasi dan pendataan sebab kejadian.

(Humas/syam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama