TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Polsek Tambora Barikan Bantuan Kepada Warga Terpapar Covid-19 Yang Sedang Jalani Isoman

JAKARTA (wartamerdeka.info) - Polsek Tambora Jakarta Barat memberikan bantuan kepada warga Tambora yang sedang menjalani isolasi mandiri akibat terpapar Covid-19, Kamis (3/2/2022).

Sebanyak 4 warga terdata melalui aplikasi mobile tracer babinkamtibmas yang merupakan inovasi terobosan dari bapak kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo.

Saat dikonfirmasi Kapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat Kompol Moh Faruk Rozi menjelaskan, pihaknya memberikan bantuan berupa suplemen dan vitamin kepada warga Tambora yang terpapar kasus Covid-19.

"Melalui aplikasi mobile tracer babinkamtibmas kemudian kami data dan sambangi untuk kami berikan bantuan," kata Kompol Moh Faruk Rozi, Kamis (3/2/2022).

Faruk menjelaskan pihaknya kemudian melakukan pencocokan dan pendataan serta terbukti dari hasil pemeriksaan laboratorium PCR terdapat 4 warga yang terpapar Covid-19.

"Ke-4 warga tersebut yang sedang menjalani isolasi mandiri kami berikan suplemen jenis samcorbex dan vitamin c jenis samcemin," kata Faruk.

Dia juga menghimbau kepada warga untuk jangan lengah dan tetap patuh protokol kesehatan ditengah pandemi Covid 19 saat ini terlebih saat ini muncul varian baru jenis omicron.

"Mari bersama-sama sama disiplin protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19," tutupnya. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama