TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Kecewa Terhadap Sikap Partai, Ketua Gemira Kab Cirebon Ade Mardiansyah Mengundurkan Diri Sebagai Anggota Gerindra

Ade Mardiasyah SH MH, Ketua Gerakan Muslim Indonesia Raya (Gemira) DPC Kabupaten Cirebon (kanan)

KAB CIREBON (wartamerdeka.info) - Lantaran kecewa dengan sikap partai Gerindra, Ade Mardiasyah SH MH, Ketua Gerakan Muslim Indonesia Raya (Gemira) DPC Kabupaten Cirebon mengajukan pengunduran diri sebagai anggota Partai Gerindra. 

Surat pengunduran diri tersebut  diterima oleh salah satu staf DPC Partai Gerindra Kabupaten Cirebon di kantor DPC setempat.

Gemira adalah organisasi sayap Partai Gerindra.

Ade Mardiansyah saat dikonfirmasi di kantor sekretariat Gemira Kabupaten Cirebon mengatakan, dirinya merasa tidak dihargai keberadaanya oleh Partai Gerindra Kabupaten Cirebon.

Menurutnya, sejak 2017 dirinya telah berjuang untuk ikut serta membesarkan partai Gerindra di Kabupaten Cirebon, namun tidak pernah dianggap, dan tidak pernah ada komunikasi yang terjalin dengan dengan Ketua DPC Gerindra Kab Cirebon.

Bahkan dia merasa dianggap musuh oleh Ketua DPC.

"Selama saya menjabat menjadi Ketua Gemira, tidak ada sama sekali penghargaan dari DPC, bahkan pasca pemilu 2019 tidak ada komunikasi sama sekali, "ujarnya.

Diungkapkan Ade, selama kepemimpinannya, Gemira sudah dikenal di Kabupaten Cirebon dan sudah terbentuk kepengurusanya di 40 kecamatan 

Bahkan waktu itu turut serta menjadi garda depan calon Bupati/Wakil Bupati Cirebon Kalinga - Santi.

"Saya kecewa dengan sikap ketua DPC, karena tidak ada  komunikasi atau minimal  ucapan terimakasih dari ketua DPC Gerindra Kabupaten Cirebon," ungkap pengacara muda tersebut, hari ini.

Ade juga di tahub 2019 ikut berkontestasi dalam pemilihan legislatif demi ikut membesarkan suara partai  Gerindra di dapil IV kabupten Cirebon.

Di tempat lain, saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler, salah satu staff DPC Gerindra Kabupaten Cirebon, Munaji membenarkan atas pengunduran diri Ade Mardiansyah dari keanggotaan partai Gerindra melaui surat resmi yang diterima pada hari Rabu (2/2/2022).

"Benar DPC Gerindra sudah terima surat pengunduran diri beliau sebagai anggota partai Gerindra, otomatis beliau juga mundur dari Ketua Gemira Kabupaten Cirebon," katanya.

Untuk sementara waktu Ade Mardiansyah akan lebih fokus pada pekerjaanya di bidang bantuan hukum dan lembaga pendidikan bahasa asing.

"Saya fokus dulu ke pekerjaan saya sebagai pengacara," tutupnya. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama