Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Pak Yes: Menuju Kejayaan Lamongan Diperlukan Kolaborasi

LAMONGAN (wartamerdeka.info) - Menuju Kabupaten yang masyhur, sejahtera lahir dan batin masyarakatnya, diperlukan kolaborasi dengan siapapun akan membentuk kekuatan besar yang akan mewujudkan kejayaan Lamongan. 

Pernyataan itu diutarakan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi di hadapan seluruh mahasiswa Lamongan yang tergabung dalam Forum Nasional Mahasiswa Lamongan (Fornasmala) saat Musyawarah Nasional (Munas) IV di Batu, Minggu (24/7).

Melalui tema Munas, Kolaborasi Pemuda Menyongsong Kemajuan Lamongan, bupati terus melalukan kolaborasi dengan siapapun di berbagai kegiatan. Termasuk kolaborasi dengan mahasiswa, generasi muda potensial yang akan menjadi penerus bangsa. 

"Kolaborasi berarti kita senantiasa membuka diri mewujudkan Lamongan yang inklusif bagi siapapun yang tinggal di Lamongan untuk memiliki hak yang sama dalam membesarkan dan menjadikan Lamongan jaya," ucap Pak Yes. 

Bentuk implementasi dari perwujudan visi Terwujudnya Kejayaan Lamongan yang Berkeadilan, Pak Yes bersama Pak Kyai Rouf memiliki 10 program prioritas, diantaranya; program super prioritas Jamula (Jalan Alus dan Mulus Lamongan) yang sudah mulai diimplementasikan.

Bahkan Pemkab telah menganggarkan Rp 200 miliar yang dananya dari pinjaman Bank Daerah, serta program Perintis (Pendidikan Berkualitas dan Gratis) hingga pemberian beasiswa hingga jenjang S2 bagi hafidz qur'an. 

"Untuk mempercepat pembangunan daerah itu Pemkab Lamongan menganggarkan dana sebesar Rp. 200 miliar untuk infrastruktur yang dari pinjaman daerah, meskipun dananya dari pinjaman tentu kita mampu untuk membayarnya termasuk membayar bunga dari pinjaman tersebut, ini sudah diperhitungkan sehingga kita berani untuk melakukannya. Sehingga ketika tidak dibangun sekarang (infrastruktur) kerugiannya tidak hanya bunga saja tetapi semakin besar, seperti arus transportasi, arus ekonomi yang lambat," imbuh Pak Yes.

Dalam kesempatan tersebut, bupati juga memberi motivasi kepada seluruh mahasiswa tentang pentingnya menuntut ilmu, menurutnya semangat mencari ilmu harus tetap digelorakan dan tidak memandang usia. (Mas)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama