Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Wisata Indonesia

Bersama Walikota Bekasi Jemput Bola Di Hari Minggu, Dirjen Zudan Peragakan KTP Digital

BEKASI (wartamerdeka.info) - Untuk menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-77, Dinas Dukcapil Kota Bekasi menggelar layanan jemput bola melayani administrasi kependudukan (adminduk), antara lain perekaman dan pencetakan dokumen kependudukan di alun-alun Kota Bekasi, Minggu (28/8/2022).

Kegiatan ini dalam satu rangkaian Kontes Bonsai Patriot Tingkat Nasional Piala Walikota Bekasi di lokasi yang sama.

Kadis Dukcapil Kota Bekasi Taufiq R Hidayat menyampaikan, pelayanan jemput bola rutin dilakukan pihaknya di hari libur untuk mendekatkan akses layanan adminduk ke warga. 

"Pelayanan yang kami berikan antara lain rekam catatan kependudukan untuk seluruh warga Kota Bekasi termasuk orang yang berkebutuhan khusus seperti lansia, ODGJ, dan yang kemampuan mobilitasnya sudah berkurang. Dan untuk para ASN Kota Bekasi kami juga melayani pembuatan Digital ID," kata Kadis Taufik Hidayat.

Zudan bersama Plt. Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono yang baru saja membuka event kontes bonsai, turut hadir di tenda layanan jemput bola Disdukcapil.

Didampingi Wali Kota Adhianto, Zudan menyerahkan secara simbolis dokumen kependudukan seperti KTP-el dan KIA kepada perwakilan warga.

Terkait identitas digital, Dirjen meminta Kadis Taufik segera digalakkan untuk tahap pertama kepada ASN di Disdukcapil dan selanjutnya para ASN di Kota Bekasi. 

"Tahap awal secara terbatas kepada seluruh ASN Dinas Dukcapil di 514 kabupaten/kota. Tujuannya agar para pegawai ini nanti dapat membantu menjelaskan penggunaan Digital ID kepada masyarakat," kata Dirjen Zudan sembari memperlihatkan identitas kependudukan digital itu di hapenya disaksikan Kadis Taufik dan warga lainnya.

Dengan ID Digital dokumen KK, KTP-el sudah bisa dipindahkan ke hape. "Dengan begitu biaya pengadaan blanko KTP pun berkurang, sehingga kita akan bisa menghemat Rp50-100 miliar per tahun," tandas Dirjen Zudan. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama