TikTok YouTube Instagram Twitter Facebook WhatApp

Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Kemendagri Siap Perbarui Instruksi Menteri Untuk Percepatan Penanganan Penyakit Mulut Dan Kuku Di Daerah


JAKARTA (wartamerdeka.info) – Sekretaris Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Sri Purwaningsih, mewakili Menteri Dalam Negeri, menyampaikan dukungan Kemendagri untuk percepatan penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di daerah.

“Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) mengenai Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku di Daerah sedang dalam proses revisi tinggal menunggu terbitnya SE Satgas Penanganan PMK terkait Pengendalian Lalu Lintas Hewan,”  ungkap Sri Purwaningsih, dalam Rapat Koordinasi Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku di Bali terkait Pelaksanaan G20, Selasa (30 Agustus 2022).

Pimpinan Rapat, Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, menyampaikan Provinsi Bali termasuk dalam 8 Provinsi yang telah masuk kategori zero reported case. 

Untuk mempertahankannya,  realisasi vaksinasi yang saat ini baru sekitar 33 % dari populasi ternak sapi dan kerbau harus ditingkatkan agar tercapai target untuk herd immunity.

Adapun langkah strategis yang harus dilakukan untuk pengawalan Bali sebagai provinsi zero reported case dalam persiapan G20 yaitu: (a) Mengatur lalu lintas hewan ternak; (b) Percepatan Vaksinasi; (c) Melakukan Testing; serta (d) Memperkuat biosecurity dan biosafety. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama