Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Ribuan Pelajar Ramaikan Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih Di Aceh

BANDA ACEH (wartamerdeka.info) - Ribuan pelajar turut meramaikan rangkaian Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih di Provinsi Aceh. 

Mereka mengenakan seragam yang identik dengan perpaduan warna merah dan putih sambil memegang atribut bendera merah putih berbahan plastik.

Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih merupakan inisiasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Politik dan Pemerintahan Umum. 

Gerakan ini untuk menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, sekaligus memupuk semangat nasionalisme. 

Adapun rangkaian Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih di Aceh berlangsung di Taman Sari Kota Banda Aceh, Sabtu (13/8/2022). 

Dalam kesempatan itu, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) John Wempi Wetipo menyerahkan secara simbolis bendera merah putih kepada perwakilan elemen masyarakat dan pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Aceh.

Para pelajar yang mengikuti kegiatan tersebut berbaris membentuk lorong sambil mengayunkan bendera yang dipegang saat menyambut kedatangan Wempi. Wempi juga terlihat menyapa para pelajar dengan melemparkan senyum dan melambaikan tangan.

Selain para pelajar, kehadiran Wempi juga disambut langsung oleh Penjabat (Pj.) Gubernur Aceh, Pj. Wali Kota Banda Aceh, dan kepala daerah lainnya di Provinsi Aceh. Tak hanya itu, kedatangan Wempi juga disambut oleh pejabat lainnya di Provinsi Aceh, seperti Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, serta pejabat terkait lainnya.

Dalam kesempatan itu, Wempi menjelaskan alasan Kemendagri memilih Provinsi Aceh sebagai salah satu daerah pembagian bendera secara simbolis. 

Ini karena Provinsi Aceh merupakan wilayah yang berada di ujung barat Pulau Sumatera. 

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) telah melakukan penyerahan bendera secara simbolis di Kabupaten Merauke yang merupakan bagian dari daerah ujung timur Indonesia.

"Kehadiran saya hari ini di Aceh memberikan harapan besar bagi rakyat Aceh bahwa dari ujung timur Indonesia sampai dengan ujung barat Indonesia kita hanya satu yaitu merah putih NKRI harga mati," tegas Wempi. 

Sementara itu, Penjabat (Pj.) Gubernur Aceh Achmad Marzuki menyampaikan ucapan terima kasih kepada Wempi yang telah mewakili pemerintah untuk menyerahkan secara simbolis bendera merah putih di wilayah Aceh. Melalui kegiatan tersebut, dirinya berharap, peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan Indonesia di Aceh dapat berlangsung semarak, aman, dan tertib. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama