TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Akibat Tanggul Pengatur Air Jebol, Danau Kelapa Dua Kering, Lurah Cepat Tanggap Perbaiki


TANGERANG (wartamerdeka.info) - Danau Kelapa Dua yang berada di Kelurahan Kelapa Dua Kecamatan Kelapa Dua Kabupaten Tangerang yang sebelumnya indah saat ini kondisinya sangat memprihatinkan karena kering tanpa air. 

Akibatnya ekosistem danau pun menjadi rusak  juga berimbas terhadap usaha masyarakat yang selama ini bergantung dari sumber air yang ada di danau seperti tambak ikan dan lainnya juga menderita kerugian dan terpaksa menutup usahanya.

Menurut warga setempat hal itu dikarenakan tanggul pengendali air rusak akibat  hujan deras yang kerap terjadi di  kawasan danau akhir akhir ini. Keberadaan tanggul pengendali air di Danau Kelapa Dua sangat penting karena tanpa keberadaan tanggul, air yang masuk ke danau akan langsung mengalir ke Sungai Cisadane dan air danau pun menjadi kering.

Seperti yang disampaikan Lurah Kelapa Dua Fahrurrozi SH MSI saat dikonfirmasi Warta Merdeka info di kantornya, Rabu (19/10/2022).

Menurut Lurah, sejak danau kering pihaknya langsung bergerak cepat melakukan perbaikan-perbaikan terhadap tanggul air yang rusak. 

"Tanggul penahan sering rusak, sudah 3 kali, sekarang sedang diperbaiki. Insya Allah sekitar tiga mingguan lah kelar," jelas Farrurozi.

Terkait permasalahan tanggul Danau Kelapa dua yang jebol ini Farrurozi    telah melaporkan dan berkomunikasi ke pihak yang bertanggung jawab yaitu Balai Besar Waduk Sungai Ciliwung ( BBWSC) instansi dibawah kendali Kementerian PUPR. (Hanafi)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama