Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Polsek Tambora Wajibkan Pelajar Yang Terlibat Tawuran Untuk Sungkeman Dan Cuci Kaki Orang Tua

JAKARTA (wartamerdeka.info) - Polsek Tambora Jakarta Barat memiliki cara tersendiri dalam menangani sejumlah pelajar yang terlibat aksi tawuran.

Tampak terlihat suasana haru mewarnai mako polsek tambora pada hari ini, Jumat (30/9/2022).

Sejumlah Pelajar yang diamankan karena terlibat kasus tawuran terlihat tak kuasa menahan air matanya saat orang tua nya mendatanginya

"Kami dari Polsek Tambora memiliki cara agar bisa menyentuh hati mereka yakni para pelajar yang diamankan karena terlibat aksi tawuran kami wajibkan mereka sungkeman dan mencuci kaki serta  meminta maaf kepada orang tua nya masing-masing," ujar Kapolsek Tambora Kompol Rosana Albertina Labobar saat dikonfirmasi, Minggu (2/10/2022).

Menurut Polwan berpangkat melati satu yang akrab disapa dengan sebutan ocha ini menjelaskan, hal ini dilakukan untuk menimbulkan efek jera bagi mereka, kita lakukan pendekatan dan berusaha untuk menyentuh hati mereka.

"Salah satunya dengan sungkeman dan mencuci kaki orang tua mereka serta meminta maaf atas perbuatan yang telah mereka lakukan," terang Rosana

Suasana di aula lantai 3 Polsek Tambora itu menjadi haru. Beberapa isak tangis terdengar dari para pelajar yang diamankan oleh polisi.

Terlihat di antara mereka seperti bersujud dan mencium kaki orangtuanya sambil meminta maaf.

"Mah, maafin adek," ucap salah satu pelajar dengan suara terisak.

Kepalanya merendah dan mencium kaki sang ibu yang sedang duduk.

Sang ibu hanya terdiam, namun matanya berkaca-kaca. Telapak tangannya mengusap kepala si pelajar dengan lembut.

Di sudut lain, seorang ibu berhijab terlihat berjongkok di depan anaknya yang bersujud minta ampunan.

Air mata si ibu membayang sambil bibirnya bergetar dan mencium kening si anak.

"Jangan diulangin ya, Nak," kata si ibu. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama