TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Kemendagri Kuatkan Infrastruktur Jaringan Telekomunikasi di DOB Papua


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Wilayah Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua masih terkendala jaringan telekomunikasi yang bisa terkoneksi dengan internet, terutama daerah pegunungan. Mengenai kondisi tersebut, Kemendagri terus memberikan dukungan serta mendorong semua pihak terkait untuk saling bersinergi.

 

Kerjasama antar stakeholder sangat penting karena dapat mendukung penyelenggaraan urusan pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan kesejahteraan di     4 wilayah DOB yaitu Provinsi Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Barat Daya dan Papua Pegunungan.

 

“Kita siap mendukung pelaksanaan penguatan infrastruktur jaringan di 4 daerah DOB, dan diharapkan daerah dapat partisipasi aktif mendukung penguatan ini,“ kata Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah II, Ditjen Bina pembangunan Daerah Kemendagri, Erliani Budi Lestari.

 

Hal itu diungkap Erliani ketika memimpin rapat koordinasi terkait 4 DOB Papua sebagai tindak lanjut rapat sebelumnya yang dipimpin oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, John Wempi Wetipo, di Jakarta, Selasa (21/02/2023).

 

Pada rapat dimaksud juga membahas terkait beberapa isu yang menjadi PR besar pemerintah dalam penguatan infrastruktur jaringan di wilayah DOB Papua, seperti kondisi jalan Trans Papua yang belum memadai karena faktor kondisi alam. 

 

Khusus di daerah 3T (Terdepan, Terpencil dan Tertinggal), pihaknya memberikan solusi alternatif yaitu penambahan radio. Dengan begitu, stakeholder  setempat dapat mendorong fasilitas penguatan jaringan internet di daerah tersebut.  

 

“Kolaborasi antar stakeholder sangat penting karena dapat mendukung  pembangunan infrastruktur jaringan internet di DOB Papua,” ujarnya.

 

Pada kesempatan ini, Erliani mengapresiasi rapat tersebut dan menyatakan percepatan pembangunan kesejahteraan di wilayah Papua menjadi prioritas pemerintah dalam mewujudkan pemerataan di Indonesia. 

 

Turut hadir juga secara langsung pada rapat tersebut dihadiri oleh Sekda Papua Selatan, Sekda Papua Pegunungan, Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika, Direktorat Penyediaan Ekosistem BAKTI, pihak PT.Telkomsel, dan pihak PT.Telkom.

 

Sebagai tindak lanjut dari Rapat Koordinasi terkait Jaringan Telekomunikasi pada DOB akan dilakukan rapat lanjutan dengan pihak Provinsi DOB, PT Telkom, PT Telkomsel, Kemkominfo, dan BAKTI. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama