Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Andi Hasdullah Dorong Pemprov Dan Pemkab-Pemkot Berkolaborasi Hadirkan Kesehatan Gratis Di Sulsel

Andi Hasdullah, mantan Kadis Kominfo Prov Sulsel


MAKASSAR (wartamerdeka.info) - Menghadirkan Kolaborasi Pemprov Sulsel dan Kabupaten / Kota  menangung biaya BPJS masyarakat, kebutuhan  yang sangat fundamental, mungkinkah? 


Hal itu menjadi pertanyaan masyarakat yang disuarakan juga oleh Andi Hasdullah, Mantan Kadis Kominfo Prov Sulsel, melalui wartamerdeka.info, hari ini.


Dikatakan Hasdullah, layanan kesehatan  masyarakat di Sulsel seringkali dijumpai mengalami hambatan layanan medis dari pihak rumah sakit dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan (fasyankes) lainnya karena pasien yang bersangkutan tidak memiliki kartu atau tidak terdaftar BPJS atau adanya tunggakan iuran yang belum dilunasi.


"Olehnya itu kita mendorong pemerintah Pemprov dan Kabupaten / Kota untuk berkolaborasi menghadirkan kesehatan gratis di Sulsel dengan menanggung biaya BPJS masyarakat," ujar Hasdullah.


Jadi, tambahnya, teknis pelayanan medis cukup membawa KTP domisili Sulsel saja  untuk mendapatkan layanan dan perawatan medis. Dan, seluruh biaya kesehatan itu ditanggung pemerintah daerah.


"Terutama bagi masyarakat ekonomi lemah, kondisi seperti ini membuat pelayanan dasar di bidang kesehatan mengalami krisis yang sesungguhnya. Pemenuhan hal tersebut menjadi kewajiban pemerintah," ujarnya.


Menurut Hasdullah, sebenarnya kebijakan kesehatan dan pendidikan gratis pernah dilaksanakan di era gubernur SYL dan juga sudah ada beberapa kota yang menanggung  biaya BPJS rakyatnya seperti kota Surabaya dan Medan.


"Kita tentu berharap aspirasi ini dapat diperjuangkan oleh wakil kita di DPRD," ujar Hasdulah lagi.


"Semoga pelayanan kesehatan gratis dengan menanggung biaya Iuran BPJS masyarakat Sulsel bisa dapat diwujudkan,"  harap Hasdullah.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama