TikTok YouTube Instagram Twitter Facebook WhatApp

Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Bakamla RI Evakuasi Korban Kecelakaan 2 Kapal Di Laut Timor


LAUT TIMOR (wartamerdeka.info) - Bakamla RI melalui unsur KN. Pulau Nipah-321 bersama KP. Orca 01 milik Ditjen Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) berhasil evakuasi korban kecelakaan 2 kapal di Laut Timor, Rabu (24/5/2023).


Kapal terkait yaitu Kapal Layar Motor (KLM) Tanjung Jaya 03 dan KLM Marisa Inda. KLM Tanjung Jaya 03 mengalami kerusakan akibat menabrak karang pada Selasa (23/5/2023). Sedangkan, KLM Marisa Inda mengalami mati mesin pada Minggu (21/5/2023).


Mulanya, pihak Kantor SAR Kupang menerima Telegram dari Kapal Pemerintah Australia 'Otway' yang berhasil mengevakuasi 12 orang ABK dari kedua kapal tersebut. Kemudian, laporan ini diteruskan kepada KN Pulau Nipah-321 dan KP Orca 01 yang sedang melaksanakan operasi Gannet 7/23 di wilayah perairan sekitar kejadian.


Menindaklanjuti laporan tersebut, KN Pulau Nipah-321 yang dikomandani oleh Letkol Bakamla Anto Hartanto Wibisono bergerak menuju titik RV yang disepakati bersama kapal Otway guna menjemput 12 ABK yang telah berhasil diamankan.


Tidak butuh waktu lama, KN Pulau Nipah-321 dan KP Orca-01 tiba lokasi titik penjemputan dan langsung melaksanakan evakuasi 12 ABK. Dalam proses evakuasi turut serta onboard di KN Pulau Nipah-321 personel dari Kantor SAR Kupang dan Polair Kupang. Selanjutnya, 12 ABK di serahkan kepada Pos Angkatan Laut Papela guna pendataan dan diserahkan kepada pihak keluarga. (*)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama