Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Bupati Barru: Rutan Terasa Rumah Tahfidz


BARRU (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Ir. H. Suardi Saleh M. Si mengapresiasi Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB yang banyak mengalami perubahan bagai rumah Tahfidz.

Hal ini disampaikan Bupati Barru usai penyerahan SK Remisi kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP)  Rumah Tahanan Negara (Rutan)  Kelas IIB Barru, Kamis (17/8/2023).

"Saya bangga karena rutan kelas II B di Barru, memiliki ruang tahfidz dan lebih bangga lagi karena warga binaan mampu meraih juara II tingkat Nasional MTQ antar Rutan se-Indonesia," kata Suardi Saleh. 

Suardi Saleh memuji kinerja Kepala Rutan bersama seluruh jajarannya yang dengan segala keterbatasan sarana dan prasana tetapi mampu berbuat yang terbaik dengan memaksimalkan keterbatasan itu melalui berbagai inovasi sehingga situasi keamanan dan ketenteraman selalu terjaga. 


"Salah satu inovasi yang cukup membanggakan adalah dengan dengan menyulap salah satu ruang tahanan menjadi ruang tahfidz yang digunakan para warga binaan untuk mengaji dan menghafal Al Qur'an sehingga Rutan Barru terasa menjadi Rumah Tahfidz," katanya. 

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas II B Barru, Mashuri Alwi, A. Md. IP. SH. MH, menjelaskan dari kapasitas hunian 106  warga binaan, sementara jumlah penghuni sampai hari ini berjumlah 289 orang sehingga over kapasitas. 

Hingga saat ini, lanjut Alwi, jumlah tahfidz yang dibina sebanyak 15 orang, masing masing sudah mendapat  piagam penghargaan hafalan dari 1 juz sampai 12 juz. 

Untuk mendukung program Tahfidz warga binaan, pihaknya menjalin kerjasama Pembinaan Kepribadian dan Kemandirian dengan BAZNAS Kabupaten Barru, Yayasan Hijrah Peduli Barru, Yayasan Nurul Iman Makassar, Penyuluh Kemenag Kabupaten Barru dan PKBM Sipurio. (Syam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama