// Atletico Madrid meraih kemenangan 2-0 atas Barcelona, setelah Cubarsi (Barcelona) diusir dari lapangan Camp Nou. // Perselisihan minyak Libya mencerminkan krisis Hormuz, memicu kekhawatiran energi Eropa // Perusahaan satelit AS Planet Labs mengumumkan pemblokiran siaran gambar perang di Iran, atas permintaan pemerintah AS. // Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz // Iran telah menghancurkan satu jet F-15 dan menargetkan pesawat A-10 AS yang jatuh ke Teluk. //

Berita Foto

Israel tidak akan bernegosiasi dengan Hizbullah


Duta Besar Israel, Yechiel Leiter, mengatakan meskipun Israel telah setuju untuk melakukan pembicaraan tentang Lebanon di Washington, DC, pada hari Selasa, namun tidak akan membahas gencatan senjata dengan Hizbullah..

Lanjut...

Kurikulum Berbasis OBE Tingkatkan Kualitas Belajar Mengajar


BARRU (wartamerdeka.info) - Menghadapi era globalisasi membutuhkan inovasi bagi lembaga pendidikan agar menghasilkan sumber daya manusia berkualitas yang dapat menyesuaikan diri menghadapi perkembangan zaman.

Hal ini dilakukan STIA Al Gazali Baru dengan menggelar Workshop Pengembangan Kurikulum Berbasis Outcome Based Education (OBE) di Aula KH. Badaruddin Amin Kampus STIA Al Gazali Barru, Jumat (25/8/2023).

Workshop yang dibuka Ketua STIA Al Gazali Barru, Dr. H. Kamaruddim Hasan M. Pd., dihadiri seluruh Dosen yang tergabung dalam Dosen Tetap Yayasan dan Dosen DPK LLDIKTI Wilayah IX Sultan Batara dan juga Dosen Luar Biasa.


"Kegiatan ini sebagai bentuk komitmen STIA Al Gazali Barru dalam melakukan pembelajaran mengarah pada pencapaian hasil belajar mahasiswa yang fokus pada kemampuan dan keahlian sesuai perkembangan zaman," kata Kamaruddin.

Dikatakan, pengembangan kurikulum berbasis OBE sebagai upaya peningkatan kualitas pengajaran bagi dosen, sehingga kegiatan ini diharapkan terimplementasi bagi dosen dalam proses transformasi ilmu pengetahuan kepada peserta didik. 

"Jumat Berkah ini menjadi hal penting menciptakan kekinian dalam proses pengembangan dunia pendidikan bagi dosen dalam mengemban amanah mulia sebagai akademisi," tutup Kamaruddin. 

Kegiatan whorkshop yang berlangsung satu hari itu diakhiri dengan kegiatan praktik penyusunan RPS dan dilanjutkan dengan Persentase hasil kegiatan oleh Dosen. (Syam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama