Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Lebih Dekat Dengan Resepsionis Kantor Bupati Barru


BARRU (wartamerdeka.info) - Pasca pindahnya ruang kerja Bupati Barru dari gedung utama ke lantai 5 Menara MPP Kantor Bupati, banyak yang ikut berubah, mulai dari penataan ruangan yang lebih luas sampai pada  keberadaan resepsionis. 

Jika berkunjung ke Kantor Bupati Barru, khususnya jika bermaksud bertemu Bupati diruang kerjanya maka akan disambut lebih awal oleh empat dara manis dengan senyum ramah yang menyejukkan hati. 

Keempat dara manis berparas cantik dan penuh keramahan itu, masing-masing, Cindy Francicca Shirley, kelahiran Makassar Desember 1993. Anti Sintia Ibrahim Anti Sintia, lahir di Barru, Desember 2003. Zalza Fardha Aulia,  Makassar, Juli 2003 dan Amaliah Ramadhani, lahir di Lipukasi November 2003.

Saat ditanya apa saja tugas pokok dan fungsinya selaku resepsionis. Lantas salah satunya yang akrab disapa Cindy mengatakan, tugasnya adalah menyambut tamu Bupati saat pertama kali masuk. Mengagendakan buku tamu serta memberikan petunjuk apakah ketemu langsung Bupati atau menunggu di ruang tunggu. 

"Tupoksi ini sekaligus menjadi SOP (standart operational procedure) yang wajib dijalankan, di antaranya menyapa, melayani dan memberikan informasi kepada tamu dan layanan informasi yang tentunya dengan sikap ramah," sebut Zalza yang diamini rekannya. 

Ditanya suka duka menjadi resepsionis,  mereka yang merupakan Anggota Satuan Polisi Pamong Praja Damkar dan Penyelamatan, mengaku senang karena bisa berbaur dengan orang orang  baru dan menambah wawasan. 

"Dukanya karena jam pulang tidak teratur. Tapi balik lagi, tugas tersebut dijalani dengan penuh rasa tanggung jawab sehingga perasaan tetap enjoy," tutur Amaliah menutup diskusi sambil melontarkan senyuman. (Syam md)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama