TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Pengarustamaan Gender dalam Akselarasi Pembangunan Masih Kurang

BARRU (wartakerdeka.info)- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Barru Dr. Ir. Abustan M.Si mengakui pengarustamaan gender dalam akselarasi pembangunan masih kurang. Hal itu disampaikan saat membuka Kegiatan Pertemuan POKJA Pengarusutamaan Gender (PUG) di lantai 2 kantor Balitbangda Barru, Kamis (3/8/23).

"Pengarustamaan gender dalam akselarasi pembangunan masih kurang. Oleh karena itu, melalui pertemuan POKJA PUG ini untuk mendiskusikan menuju langkah selanjutnya," kata Sekda. 

Dalam arahannya Dr .Abustan mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Pemkab Barru, bersama USAID IUWASH Tangguh ini dan berharap peserta dapat mengikutinya dengan baik.

Sekda menambahkan, tujuan dari kegiatan ini untuk mewujudkan dan menciptakan pembangunan yang lebih adil dan merata bagi seluruh masyarakat.

Rieneke Rolos,  Regional Manager USAID IUWASH Tangguh menjelaskan kegiatan adalah program dari Pemerintah Indonesia dan Amerika untuk mendorong kesetaraan gender di Indonesia yang belum berjalan baik.

Berdasarkan rilis Humas IKP yang diterima menyebutkan, dari pertemuan POKJA PUG ini diharapkan bisa diperoleh update capaian 7 prasyarat PUG yang telah dilakukan Kab. Barru, serta Rencana kerja POKJA PUG untuk periode 2023 - 2024.

Pertemuan ini dihadiri Kepala Bapelitbangda Nasruddin Yake, Rieneke Rolos Regional Manager Sulawesi Selatan dan Papua USAID IUWASH Tangguh serta dua narasumber Ahmar Jalil dan Lidiastuty Anwar. (Syam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama