Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Stadion GBK Bergetar Setelah Dinyatakan Indonesia GWR

JAKARTA (wartamerdeka.info)- Suara gemuruh dari ribuan kaum perempuan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Sabtu malam, menandakan kegembiraan setelah sebelumnya Sonia, penilai dari Guinness World Records (GWR), mengumumkan Indonesia telah mencapai GWR dengan 15.110 orang pemain Angklung.

Tidak terkecuali, Presiden Joko Widodo yang ketika itu hadir menyaksikan pengumumannya, bersama Wakil Presiden Ma’ruf Amin nampak ikut larut dalam situasi perolehan GWR, dan turut hadir juga dari Kabinet Indonesia Maju.

Sertifikat rekor dunia itu diserahkan kepada Tri Tito Karnavian, Ketua Panitia mewakili Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM) sebagai penyelenggara kegiatan. Sertifikat selanjutnya, rencana akan diserahkan kepada Ibu Negara Iriana Joko Widodo.

Tri Tito Karnavian (Ketua Panitia)

Tri Tito Karnavian menjelaskan dari 15.110 pemain angklung terdiri dari berbagai elemen masyarakat, termasuk lembaga-lembaga Negara, lembaga masyarakat, organisasi perempuan dan lainnya.

“Ini prakarsa Negara Ibu Iriana Joko Widodo. Beliau sangat mencintai angklung yang sudah diakui UNESCO pada tahun 2020. Semoga akan menambah semangat para pengusaha atau pengrajin angklung yang sejak Covid 19 lalu lesu,” kata Tri, yang mengaku Ibu Negara menginginkan angklung bangkit kembali.

Lagu yang dilantunkan para peserta, Berkibarlah Benderaku ciptaan Saridjah Niung dan lagu Internasional Wind of Change yang dipopulerkan Band Rock Scorpions.

Rekor dunia itu memecahkan rekor sebelumnya yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar RI untuk Amerika Serikat dan Badan Kerjasama Penanaman Modal (BKPM) di Washington DC tahun 2011. Sebanyak 5.182 orang dari berbagai bangsa berhasil mencetak rekor dunia pada acara tersebut. (sumber:youtube@sekretariatnegara/josep)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama