Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Anggota DPR. RI Hasnah Syam bersama BKKBN Massifkan Sosiaisasi Stunting


BARRU (wartamerdeka.info) - Komitmen Anggota DPR. RI Komisi IX  Fraksi NasDem, drg. Hj. Hasnah Syam MARS bukan isapan jempol. Selang satu hari setelah melakukan sosialisasi percepatan penurunan Stunting di wilayah pesisir Kelurahan Tanete, bersama mitra kerjanya dari BKKBN kembali melakukan hal yang sama di wilayah pegunungan. 

Melalui kegiatan Promosi dan KIE Program Percepatan Penurunan Stunting diwilayah khusus,  Hj. Hasnah Syam bersama BKKBN Perwakilan Sulawesi Selatan menggelar sosialisasi di Desa Gattareng Kecamatan Pujananting, pada Ahad (10/9/2023).

Pada kesempatan itu, Hasnah Syam mengatakan,  sosialisasi Program Percepatan Penurunan Stunting sangat penting untuk dilakukan, salah satunya dalam rangka menuju generasi emas tahun 2045, dimana Indonesia menjadi negara maju dan sejahtera untuk seluruh rakyatnya.

Menurut Inovator One Day One Egg itu, stunting merupakan salah satu pekerjaan rumah bangsa ini yang harus segera diselesaikan. "Salah satu penyebab stunting karena anak-anak yang lahir tanpa direncanakan, sehingga tidak ada persiapan yang baik dari berbagai sisi," jelasnya. 

Rilis dari  Tim Media, disebutkan pada kesempatan itu Hasnah Syam yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Barru menyampaikan terima kasih kepada Bupati Barru H. Suardi Saleh bersama Sekda dan Pimpinan OPD yang turut menghadiri kegiatan tersebut. 


"Terima kasih kepada Pak Bupati bersama pimpinan OPD. Inilah sosialisasi yang kami lakukan dihadiri banyak Pejabat," katanya. 

Sementara, Kepala Perwakilan BKKBN Sulsel, Soliqin SH, mengatakan isu stunting merupakan isu besar yang saat ini juga ditangani oleh BKKBN. Stunting, kata dia. merupakan kondisi gagal tumbuh karena kekurangan asupan gizi bagi bayi sejak dalam kandungan hingga usia Batuta, yang tentunya menjadi tantangan serius dalam mewujudkan generasi emas. 

Cara mencegah stunting, antara lain mencegah pernikahan dini, dan persiapan pernikahan serta kehamilan dengan baik. "Untuk mewujudkan itu semua diperlukan kesadaran dan dorongan dari seluruh masyarakat,” jelasnya. (Syam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama