TikTok YouTube Instagram Twitter Facebook WhatApp

Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Bunda PAUD Barru Tutup Bimtek Pengembangan PAUD HI


BARRU (wartamerdeka.info) - Bimbingan Tehnis (Bimtek) Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD - HI)  yang berlangsung tiga hari secara resmi ditutup Bunda PAUD Kab Barru drg. Hj. Hasnah Syam MARS di aula Kantor Dikbud Barru, Ahad (17/9/2023).

Mengawali sambutannya, Bunda PDUD Hasnah Syam yang juga adalah Ketua TP. PKK Kab Barru dan Anggota DPR. RI Komisi IX mengaku merasa berbahagia  bisa bersama-sama dalam agenda Bimtek Pengembangan PAUD HI.dan Percepatan Penurunan Stunting yang sudah berlangsung tiga hari. 

Hasnah Syam mengatakan, pentingnya pengembangan anak usia dini holistik integratif semakin diperkuat dengan terbitnya Perpres 72/2021 tentang percepatan penurunan stunting yang mengamanatkan perlu adanya rencana aksi nasional pengembangan snak usia dini holistik interatif untuk meningkatkan jumlah satuan PAUD yang mampu menyelenggarakan pembelajaran yang berkualitas dan layanan holistik integratif.

Hal ini katanya sebagai upaya pencegahan dan penurunan angka stunting dengan target 70% Satuan PAUD menyelenggarakan layanan Holistik Integratif di tahun 2024.


"Strategi pengembangan anak usia dini holistik integratif diawali melalui penguatan dan penyelarasan landasan hukum. Dan yang tidak kalah pentingnya, peningkatan kapasitas dan kompetensi  unsur potensi masyarakat yang bermuara pada terwujudnya PAUD berkualitas," jelasnya. 

Dijelaskan, PAUD berkualitas bercirikan empat ekosistem PAUD diantaranya pertama Kualitas Pembelajaran, kedua,  Kemitraan dengan orang tua, dan ketiga, Dukungan pemenuhan 8 layanan esensial anak usia dini serta keempat, kepemimpinan dan pengelolaan sumberdaya. 

Kepala Bidang PNF dan PAUD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Barru H. Arkil Hafid S. Ag. M. Pd melaporkan, Bimbingan Tehnis Pengembangan PAUD HI dan Percepatan Stunting diikuti 100 lembaga PAUD se Kabupaten Barru. (Syam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama