Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

Gara Gara Bertengkar dengan Istri Suami Bunuh Diri


P. BRANDAN (wartamerdeka.info) - Gara gara bertengkar dengan istri, Rusdi (25), warga lingkungan V GG. Melur Kelurahan Brandan Timur Baru Kecamatan Babalan Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara, melakukan bunuh diri, Sabtu (23/9/2023).

Menurut keterangan Kapolsek pangkalan Brandan,  AKP Bram Chandra Sihombing SH. MH., melalui Kasi Humas Polres Langkat, AKP Yudianto mengatakan, Kapolsek pangkalan Brandan Bram Chandra Sihombing SH. MH., menerima telpon dari Fatmawati mengatakan ada seorang laki-laki yang bernama Rusdi ingin mengakhiri masa hidupnya dengan menusukan pisau ke leher dan perutnya yang telah bersimbah darah.

Setelah mendapat laporan Kapolsek Pangkalan Brandan memerintahkan Kanit Reskrim IPDA Tomi Elvisa Ginting dan porsenil Polsek Pangkalan Brandan untuk mengecek kejadian di lokasi.  Melihat Rusdi terduduk dan bersimbah darah kemudian dengan dibantu warga berusaha menolong membawanya ke RS. Pertamina Pangkalan Brandan untuk mendapatkan pertolongan.

Sesampainya di RS Pertamina Pangkalan Brandan, korban sempat mendapatkan pertolongan namun tidak dapat tertolong, pukul 22, 00 WIB korban dinyatakan sudah meninggal dunia akibat luka tusuk yang di alaminya. 

Berdasarkan keterangan saksi-saksi, Dedek (sepupu korban) yang sedang berada di kamarnya mendengar suara pisau jatuh dari arah dapur. Saksi berpikir itu suara tikus, namun saat saksi berjalan ke arah dapur terlihat Rusdi sudah bersimbah darah dan sedang memegang sebilah pisau di tangan kanannya.

Melihat hal itu, saksi mengingatkan Rusdi agar jangan bunuh diri, lalu saksi keluar rumah dan memanggil tetangga sekitar rumah untuk menolong korban. Setelah warga datang, dengan cepat mepaskan pisau dari tangan korban dan menolong korban.

Begitu juga keterangan saksi Efrida, korban beberapa hari yang lalu memiliki masalah dengan istrinya sehingga istrinya pergi dari rumah pulang kerumah orang tuanya. Setelah kejadian itu, korban sering melamun dan menyendiri, sempat di ingatkan keluarga dan mengajak untuk tinggal bersama karena istri korban tidak di rumah.

Begitu juga keterangan istri korban, Dewi Sundari, beberapa hari yang lalu mereka bertengkar dan akibat pertangkaran Dewi Sundari pergi dari rumah dan pulang kerumah orang tuanya.

Kasi Humas Polres Langkat, AKP Yudianto, menerangkan bahwa korban M. Rusdi dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk di autopsi agar menemukan ada tidaknya tindak pidana dalam kasus ini dan menyita barang bukti 3 bilah pisau. (Anwar).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...