USAID ERAT Bersama Pemda Barru Gelar Rembuk Stunting


BARRU (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Ir. H. Suardi Saleh M.Si mengatakan,kegiatan rembuk stunting  menjadi agenda penting dan sebagai upaya strategis dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas. 

Hal itu disampaikan Bupati Barru Suardi Saleh saat membuka Rembuk Stunting yang digelar USAID ERAT dengan Pemda Barru di hotel Youtefa Barru, Jumat  8/9/2023.

Kegiatan rembuk stunting ini dilaksanakan oleh pemerintah Kabupaten Barru berkolaborasi dengan USAID ERAT dengan mengusung tema penguatan kolaborasi lintas sektor pelaksanaan aksi 3 (rembuk stunting dalam percepatan penurunan stunting di Kabupaten Barru) turut dihadiri secara virtual via zoom Direktur SUPD III Dirjen Bina Bangda  Kementerian Dalam Negeri Dr.Dra Hj Herliani Budi Lestari dan PC USAID ERAT Prov.Sulawesi Selatan. 

Hadir pula secara langsung, Ketua  TIM Penggerak PKK yang juga Anggota Komisi IX Fraksi Nasdem DPR sekaligus Wakil Ketua Tim PTPS Kab.Barru, Wakalpores, Danramil Barru, Sekda Barru, Kepala Kementerian Agama diwakili Kasi Binmas, Komisioner Baznas, Para Kepala OPD, Para Camat, Para Kades/Lurah, Kepala Puskemas se-Kabupaten Barru,  NGO, dan awak media.

Pada kesempatan itu, Bupati Barru H.Suardi Saleh mengucapkan rasa syukur atas kehadirat Allah SWT karena acara rembuk stunting pada hari ini dapat di laksanakan.


"Saya sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu penanganan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Barru, Meskipun baru dapat di laksanakan hari ini, tetapi hal tersebut tidak mengurangi  upaya  pemerintah dalam pelaksanaan  penurunan stunting di Kabupaten Barru," ujar Bupati dalam arahannya.

Lebih lanjut Pemerintah dalam menghadapi rencana pembangunan Indonesia emas tahun 2045 maka sangat diharapkan mampu mengoptimalkan bonus demografis yang ada.

"Saya mengajak semuanya untuk terus memperkuat komitmen kita dan berkonstribusi secara aktif  dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Barru," demikian  Suardi Saleh di akhir sambutannya.

Dalam rilis Humas IKP disebutkan,  Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Barru drg. Hj. Hasnah Syam, MARS  menyampaikan apresiasi ke semua pihak yang telah berkonstribusi dalam penaganan penurunan stunting di Kabupaten Barru.

"Alhamdulillah Kabupaten Barru  menjadi daerah  yang berkontribusi besar dalam percepatan  penurunan angka stunting di Sulsel dengan  angka prevalensinya 14,10 persen pada 2022," kata Anggota DPR RI Fraksi Nasdem tersebut.

Dia mengatakan suksesnya   menurunkan angka prevalensi menjadikan Daerah ini dilirik Kabupaten dan Provinsi lain untuk studi tiru. Terakhir kunjungan dari Kabupaten Memberamo Raya Prov. Papua.

Lebih lanjut Hasnah Syam menjelaskan Bahwa Kabupaten merupakan yang terbesar penurunan angka prevalensinya. Sedangkan angka prevalensi stunting Sulsel berdasarkan data SSGI pada 2022 masih berada di angka 14,10 persen, turun dari 26,40 persen tahun 2021.

"Nanti ini pada tanggal  11 September 2023,  Menteri  Kesehatan mengundang saya untuk menjadi narasumber dalam kegiatan sosialisasi penurunan  stunting  di Provinsi Sulbar," katanya

Hasnah Syam mengajak semua elemen harus bersatu atau berkolaborasi untuk penanganan stunting. (Syam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama