Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Jumat Curhat, Kapolres Lampung Utara Serap Aspirasi warga Penagan Ratu

Lampung Utara, wartamerdeka.info, - Kapolres Lampung Utara AKBP Teddy Rachesna, S.H., S.I.K., M.Si. menggelar Jumat Curhat di desa Penagan Ratu Abung Timur guna menyerap aspirasi masyarakat.

Kegiatan yang juga dihadiri, Kabag Ops Polres Lampung Utara Kompol Arjon, Kasat Intelkam Iptu Suhaili, Kasat Lantas Iptu Joni, Kasat Binmas AKP Edi dan Kepala Desa Penagan Ratu itu, Kapolres AKBP Teddy Rachesna menjelaskan, Polri selaku penjaga kamtibmas kemanan ketertiban masyarakat bersinergi bersama rekan-rekan dari TNI, salah satu kegiatannya adalah kita melaksanakan jumat curhat ini serta cooling system pra pemilu 2024.

"Giat curhat ini dalam rangka menyerap aspirasi dari bapak-bapak ibu-ibu warga Penagan Ratu dan cooling system pra pemilu", ujar Kapolres. Jumat (1/12/23).
Dalam menjaga Kamtibmas lanjut Kapolres, tentunya kami tidak bisa berdiri sendiri keberhasilan Polres dan jajaran ini pasti didukung oleh rekan-rekan di Polres, TNI dan masyarakat.

"Tidak mungkin rasa aman atau kondusif itu terjadi kalau tidak ada bantuan dari bapak-bapak ibu-ibu semua, kita tidak bisa bekerja sendiri", katanya.

Terkait kamtibmas, misalnya ada konflik lahan, kalau konflik lahan tidak ada permasalahan lahan itu diselesaikan dengan kekerasan atau dengan tidak baik, semua nya pasti selesai dengan cara yang bijak.

Tapi, misalnya ada pengerusakan ada penganiayaan itu sudah jelas proses hukum dan itu tidak ada untungnya. 

"Ke depan kalau ada masalah di komunikasikan dengan Bhabinkamtibmas dan Babinsa kemudian nanti laporan ke Polsek nanti lapor ke Kapolres dan itu nanti kita akan mediasi ataupun selesaikan dengan cara baik-baik", papar AKBP Teddy.(yoke)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama