"https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhhhn-_Ewi4yJtvl9LjEfTXpo6vZjNnKFPNRYfGkJrtFgozJj-GYx0aXVLHwFcwo9yaPnulCdrIohp3z_-oMD6thmpJ2mHBPBPCTovZ8-GJoMcNJAmAuycTgl4k__f1hgqf_4V3aufmGHXN4j-YiNeHIvmHJR5N3TzNwRw6phBbiRpU8y0KxpmK/s819/00.png" style="margin-left: auto; margin-right: auto;">
Seorang anak laki-laki pengungsi yang melarikan
diri dari serangan udara Israel bersama
keluarganya di Dahiyeh, pinggiran selatan Beirut,
memegang kucingnya di Institut Teknik Bir Hassan,
yang telah diubah menjadi tempat penampungan, di Beirut.
[Bilal Hussein/AP Photo]

Menunggu Respon Dinas Cipta Karya Bekasi

Bekasi, wartamerdeka.info, - Selama kurun tujuh tahun kondisi jalan di Jalan Raya Pulo Timaha, RT 01/RW 09, desa Babelan, kecamatan Babelan, kabupaten Bekasi, Jawa Barat mengalami rusak parah.

Akibatnya, pengendara roda dua juga sering mengalami kecelakaan lalu lintas saat melintas di jalur tersebut.

"Terutama anak anak saat berangkat - pulang sekolah, apalagi saat turun hujan,  kondisi licin dan berlubang jadi rawan kecelakaan khususnya pengguna roda dua," ungkap Yani warga, Selasa, (5/12/2023).
Dia berharap Dinas PU Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi harus segera memperbaiki jalan tersebut karena sudah semakin rusak parah.

"Saya berharap dengan kondisi jalan rusak parah seperti ini, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi jangan tutup mata harus segera memperbaiki agar kondisi tidak semakin parah. (Pandi)

1 Komentar

  1. Semoga pejabat Kab Bekasi langsung sidak ke lokasi dan langsung segera diperbaiki jalan yg rusak tersebut..

    BalasHapus
Lebih baru Lebih lama