Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Antisipasi Terjadinya Bencana, Polres Lampung Utara Gelar Apel Siaga Bencana



Lampung Utara, wartamerdeka.info, - Kepolisian Resor (Polres) Lampung Utara menggelar apel siaga bencana guna mengantisipasi terjadinya bencana alam di wilayah Kabupaten setempat, Jumat (12/1/24).

Apel siaga di pimpin Kapolres Lampung Utara AKBP Teddy Rachesna, S.H., S.I.K., M.Si., di hadiri pejabat utama dan personel Polres Lampung Utara.

Kapolres AKBP Teddy Rachesna mengungkapkan, kegiatan apel kesiap siagaan bencana ini dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan menghadapi bencana alam yang mungkin saja datang sewaktu-waktu.

"Mengingat peningkatan curah hujan di Wilayah Kabupaten Lampung Utara belakang ini dapat berpotensi terjadinya bencana alam seperti bencana banjir dan tanah longsor," kata Kapolres.

Kemudian lanjut Kapolres, kita tingkatkan kesiap siagaan dari personil dengan melakukan latihan-latihan penanganan bencana serta pengecekan peralatan- peralatan yang di gunakan, sehingga apabila terjadi bencana alam kita sudah siap dan bisa meminimalisir adanya korban.

"Kami menghimbau kepada masyarakat juga diharapkan dapat menjaga kesadaran akan kesiap siagaan bencana, yang mungkin saja dapat terjadi di lingkungan sekitarnya. Upaya- upaya seperti pembersihan terhadap saluran air yang tersumbat," ujar AKBP Teddy.(yoke)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama