Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

UPTD SMKN 1 Tapalang Barat Gelar Workshop Integrasi PMM dan e-Kinerja Guru dan Kepala Sekolah

 

Mulai Januari 2024 ini Pengelolaan Kinerja Guru dan Kepala Sekolah lebih praktis dan relevan dilakukan melalui Platform Merdeka Mengajar yang terintegrasi dengan e-Kinerja.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikbudristek RI) bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengintegrasikan Platform Merdeka Mengajar (PMM) dan e-Kinerja BKN. 

Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Bersama Kepala Badan Kepegawaian Negara dan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 17 tahun 2023 dan Nomor 9 Tahun 2023 tentang Sistem Informasi Pengelolaan Kinerja Aparatur Sipil Negara, Guru dan Kepala Sekolah. 

Untuk mendukung dan tindak lanjuti penerapan Pengelolaan Kinerja Guru dan Kepala Sekolah melalui PMM, UPTD SMKN 1 Tapalang Barat Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat menggelar kegiatan Workshop dengan menghadirkan Coach dari Pengawas Sekolah, yakni Mirawati Pasolong, S.Pd., M.Pd. Selasa, 30 Januari 2024 di Ruang Praktik Siswa (RPS) atau ruangan sementara yang digunakan Guru sebagai Ruang Kerja.

Mira Pasolong Pengawas Sekolah yang ditugaskan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Provinsi Sulawesi Barat di sekolah ini menggantikan H. Muhammad Amin.
Selaku Pengawas Sekolah, Dia datang untuk Silaturrahmi dengan Guru-Guru, Staf dan warga sekolah binaannya. 

Sebagai Coach pada kesempatan ini, Mira Pasolong tampil elegan dan smart menyampaikan regulasi teknis berupa Peraturan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Nomor 7607/B.B1/HK.03/2023 tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Kinerja Guru dan Kepala Sekolah.

Ditambahkan, melalui kebijakan ini, Pengelolaan Kinerja Guru dan Kepala Sekolah menjadi lebih baik. Pertama, praktis karena dokumen yang diisi dan disiapkan menjadi lebih sedikit sehingga beban administrasi berkurang. Kedua, relevan karena praktik kinerja mengacu pada delapan indikator Rapor Pendidikan yang direkomendasikan sehingga pengelolaan kinerja sesuai dengan kebutuhan peningkatan pembelajaran di satuan pendidikan. 

Ketiga, berdampak nyata karena penilaian akan lebih berdampak pada kualitas pembelajaran berdasarkan observasi kelas.
Selain itu, Guru dan Kepala Sekolah juga akan mendapatkan apresiasi yang sesuai dengan kinerjanya.

Guru dan Kepala Sekolah juga semakin mudah melakukan tiga tahap pengelolaan kinerja di Platform Merdeka Mengajar yang terintegrasi dengan e-Kinerja.

Pada tahap perencanaan, Guru hanya fokus meningkatkan kinerja pada salah satu indikator rekomendasi berdasarkan capaian rapor pendidikan yang telah terintegrasi di PMM. Di tahap pelaksanaan, Kepala Sekolah akan melakukan observasi kelas dan melakukan penilaian berdasarkan rubrik yang telah disediakan di PMM. 

Pada tahap penilaian, Kepala Sekolah dapat melihat rangkuman pencapaian Guru untuk predikat kinerja yang terintegrasi dengan sistem e-Kinerja BKN.

Selanjutnya dijelaskan bahwa Guru dapat mengumpulkan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) di PMM mulai 1 Januari 2024. Sementara itu, Kepala Sekolah juga dapat membuat SKP di PMM mulai 15 Januari 2024. 

Pada kesempatan yang sama, Kepala UPTD SMKN 1 Tapalang Barat, Drs. Sjahrir Tamsi, M.Pd. dalam sambutannya mengatakan bahwa dengan berlangsungnya kegiatan seperti ini, maka sesungguhnya kita telah melangkah menuju pendidikan yang lebih baik. Mari kita bangun frekuensi yang sama dan cipta kondisi demi untuk menjadikan pengelolaan kinerja ini sebagai tonggak awal bagi perubahan positif dalam pendidikan, karena setiap langkah kecil yang kita lakukan merupakan pondasi besar bagi masa depan yang lebih baik untuk bisa terus melangkah dan Maju Terus. 

Sjahrir Tamsi diketahui tanggal 31 Agustus 2024 ini akan mengakhiri masa dinas 35 tahun sebagai ASN/PNS Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Barat. Pernah bertugas selam 17 tahun sebagai Guru BK beberapa SMK di Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan dan selama 18 tahun di Provinsi Sulawesi Barat. 

Sjahrir Tamsi juga tercatat sebagai Kepala Sekolah pertama yang dimiliki Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Barat yakni pada sekolah binaan khusus dan menjadi ikon Provinsi Sulawesi Barat yaitu di SMK Negeri Sulbar, Industri Kakao (Boarding School) Periode 2014-2018. Beberapa Prestasi telah ditorehkan di sekolah ini tempo hari, satu diantaranya pernah Produksi Cokelat Sulbar "MALAQBI". Menggunakan fasilitas Mesin Praktik Pengolahan Kakao pabrikan PT. ICCRI / PUSLITKOKA Jember Jawa Timur.

Cokelat Sulbar "MALAQBI", laris manis dan diapresiasi Wakil Presiden RI ke 10 dan ke 12, H.M. Jusuf Kalla, Kementerian BAPPENAS / PPN RI serta Wakil Duta Besar dan Konjen USA.
Pada Workshop yang berlangsung di sekolahnya ini, Sjahrir Tamsi secara lugas menambahkan, dengan memahami e-Kinerja yang kemudian bermuara untuk terbitnya SKP 2024, niscaya akan bisa mendapatkan Nilai Bagus dengan catatan; 1. Pastikan SKP disusun dengan baik berdasarkan beban kerja satu tahun. Tujuan SKP adalah melahirkan pegawai yang profesional, bertanggung jawab, jujur, dan adil serta peduli terhadap PNS; 2. Bekerja keras untuk mencapai tujuan kerja yang ditetapkan dalam SKP. Tercapainya tujuan kerja tersebut menjadi dasar penilaian prestasi kerja; 3. Fokus pada peningkatan kualitas kinerja baik kuantitas maupun kualitas. Pastikan performa yang ditampilkan memiliki kualitas yang baik; 4. Mengevaluasi pencapaian tujuan kerja dan melakukan refleksi terhadap proses kegiatan yang telah selesai. Hal ini dapat membantu meningkatkan kualitas kinerja secara keseluruhan.

Mengikuti langkah-langkah di atas dipastikan dapat meningkatkan kualitas hasil kegiatan SKP secara efektif.

Hadir lengkap 4 orang Wakasek, 4 orang Ketua Bidang/Program Keahlian, Guru dan Staf UPTD SMKN 1 Tapalang Barat sebanyak 43 orang dengan rincian ; Guru 32 orang dan 11 orang Staf Pegawai secara aktif mengikuti Workshop Integrasi PMM dan e-Kinerja Guru dan Kepala Sekolah yang digelar di UPTD SMKN 1 Tapalang Barat.

Sekolah Modern Penuh Harapan Untuk Masa Depan Cemerlang. "SMK OKE De" : Otomotif, Komputer, Elektronika, dan Desain Komunikasi Visiual.
(Sjahrir Tamsi)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...