Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Aksi Balap Liar, Resmob Satreskrim Polres Barru Amankan 22 Sepeda Motor

 Barru, wartamerdeka.info, - Kepolisian Resor Barru (Polres Barru) melalui Unit Resmob Sat Reskrim bersama Sat Lantas kembali menertibkan aksi balap liar di Desa Pao Pao Kecamatan Tanete Rilau Kabupaten Barru, Rabu dini hari (28/02/2024).

Tim dipimpin langsung oleh Ipda Azriel Alie Ibrahim Munandar, S.Tr.K berhasil mengamankan 22 unit motor dari TKP yang selanjutnya dibawa ke Polres Barru. Aksi balapan yang melibatkan puluhan remaja ini berlangsung dini hari pukul 01.00 wita. 

Kasi Humas Polres Barru Iptu Iriansyah, saat dikonfirmasi menyampaikan dalam kurun waktu satu bulan ini pihaknya telah mengamankan sedikitnya 57 motor yang terlibat aksi balap liar di tiga lokasi yang berbeda.

“Aksi balap liar ini cukup meresahkan warga, setiap ada laporan kami akan bertindak cepat seperti yang terjadi semalam,” jelas Kasi Humas.

Ditambahkan pula bahwa Polres Barru akan semakin gencar melakukan razia balap liar menjelang bulan puasa agar masyarakat tidak terganggu dalam menjalankan ibadah Ramadan.

“Kami mendapat laporan dari media sosial juga, dan menjelang bulan puasa kami akan semakin gencar menertibkan balap liar agar ibadah Ramadan masyarakat tidak terganggu,” pungkas Iptu Iriansyah. (syam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama