TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

PPI Barru Peduli Bantu Keluarga Miskin Di Sumpang Binangae

 Barru, wartamerdeka.info, - Purna Paskibraka Indonesia Kabupaten Barru yang di nahkodai Hidayatuddin, S.IP., MH., terus melakukan berbagai  kegiatan ,khususnya dibulan suci Damadhan1445 H.

Usai  melakukan bagi-bagi takjil di perbatasan Barru-Pangkep melalui program PPI Berbagi, dilanjutkan dengan pemberian bantuan kepada keluarga miskin di kelurahan Sumpag Binangae Kec Barru, Ahad (31/1/2024).

Ketua PPI Barru Hidayatuddin mengakui organisasi Purna Paskibraka yang dipimpinnya selama ini tidak hanya fokus pada kegiatan yang bersifat kaderisasi kepaskibrakaan tetapi juga berkaitan dengan sosial kemanusiaan.

Oleh karena itu Ketua PPI Barru yang juga adalah Camat Soppeng Riaja ini berharap di bulan suci ramadhan semua kebaikan bisa tersalurkan dengan penuh berlipat ganda dan lebih empati sesama manusia.

"Tujuan kami dari Pelaksanaan PPI Berbagi dan PPI Peduli ini adalah untuk lebih mendekatkan PPI dengan masyarakat dan agar kita bisa memaknai bulan suci ramadhan ini dengan lebih peduli dan berempati terhadap sesama. Terlebih bulan suci ramadhan merupakan bulan penuh rahmat dan ampunan", ungkapnya.

Sasaran PPI Peduli kali ini yaitu salah satu keluarga yang memiliki 9 anak, di mana mereka pernah mendapatkan bantuan  sosial dari pemerintah tetapi di salah gunakan oleh ibu mereka yang saat ini tidak diketahui keberadaannya dan meninggalkan 9 bersaudara dan kakak tertuanya harus berhenti sekolah demi mencari nafkah buat saudara-saudaranya.

"Kami akui bahwa apa yang diberikan jauh dari kecukupan 1 keluarga, minimal kami sudah bergerak dan semoga masih ada ormas lagi yang menjadi responsif dari kegiatan kami", ujar Yayat sapaan Hidayatuddin.

Menurut  mantan Kabid Humas IKP Barru ini, ada beberapa kegiatan seperti  pembagian takjil dan buka puasa bersama telah kami laksanakan di beberapa hari sebelumnya.

Setelah pelaksanaan PPI Peduli di lanjutkan dengan buka puasa bersama dengan seluruh Purna Paskibraka Indonesia Kabupaten Barru di RM. Mas Bagus Mangkoso.(syam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama