Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

Temuan BPK RI di Bank Pembangunan Provinsi Lampung di Sorot LSM TRINUSA

 Lampung, wartamerdeka.info, -  Indikasi dugaan korupsi secara sengaja oleh pihak Bank Lampung disorot LSM TRINUSA DPD Provinsi Lampung.

Seperti yang disampaikan Sekjen LSM TRINUSA Lampung, Faqih Fakhrozi, pihaknya menyikapi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI pada Satuan Kerja Pengelolaan Anggaran di PT. Bank Pembangunan Daerah Lampung Tahun Anggaran 2020-2021.

Menurut Faqih Salah satu Poin (F) Lampiran BPK RI halaman 57. Menyebutkan PT. Bank Lampung belum melaksanakan Penyelesaian Kredit Bermasalah sesuai dengan ketentuan untuk mengurangi kerugian bank.

Terkait Poin tersebut, dia menilai bahwa Pengelola Keuangan Bank Lampung sangat Buruk, dan diduga terindikasi terjadi (FINANCIAL FRAUD) dalam Pengelolaannya.

Pengertian fraud adalah penyajian laporan keuangan palsu secara sengaja dengan menghilangkan atau menambahkan jumlah tertentu untuk menipu pemilik hak dari laporan keuangan tersebut.

"Selain itu diduga persolan diatas sebagai bentuk kecurangan yang dilakukan oleh manajemen Bank Lampung dalam bentuk salah saji material Laporan Keuangan yang merugikan investor dan kreditor sehingga terjadi ‘penurunan’ pendapatan yang terjadi dari tahun ke tahun hingga sekarang adalah hasil manipulasi pihak-pihak yang sengaja mengambil keuntungan dari pemalsuan data, keuntungan yang dihasilkan yang seharusnya masuk ke kas daerah malah masuk ke kantong-kantong pejabat yang diduga Korupsi di dalamnya," ujarnya, Jum’at (29/3/2024). 

Dugaan Financial Fraud ini dikuatkan dengan Beberapa Bukti-bukti ada beberapa perkara Kasus Fraud di PT. Bank Lampung saat ini.

"Dalam Waktu dekat Kami dari LSM TRINUSA DPD Provinsi akan menjadwalkan unjuk rasa (Aksi Demontrasi) sekaligus pelaporan kepada aparat penegak hukum serta meminta kepada PPATK untuk mengusut harta kekayaan dari pada pejabat yang berwenang di PT. BANK Lampung," pungkasnya. (*)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...