Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Temuan BPK RI di Bank Pembangunan Provinsi Lampung di Sorot LSM TRINUSA

 Lampung, wartamerdeka.info, -  Indikasi dugaan korupsi secara sengaja oleh pihak Bank Lampung disorot LSM TRINUSA DPD Provinsi Lampung.

Seperti yang disampaikan Sekjen LSM TRINUSA Lampung, Faqih Fakhrozi, pihaknya menyikapi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI pada Satuan Kerja Pengelolaan Anggaran di PT. Bank Pembangunan Daerah Lampung Tahun Anggaran 2020-2021.

Menurut Faqih Salah satu Poin (F) Lampiran BPK RI halaman 57. Menyebutkan PT. Bank Lampung belum melaksanakan Penyelesaian Kredit Bermasalah sesuai dengan ketentuan untuk mengurangi kerugian bank.

Terkait Poin tersebut, dia menilai bahwa Pengelola Keuangan Bank Lampung sangat Buruk, dan diduga terindikasi terjadi (FINANCIAL FRAUD) dalam Pengelolaannya.

Pengertian fraud adalah penyajian laporan keuangan palsu secara sengaja dengan menghilangkan atau menambahkan jumlah tertentu untuk menipu pemilik hak dari laporan keuangan tersebut.

"Selain itu diduga persolan diatas sebagai bentuk kecurangan yang dilakukan oleh manajemen Bank Lampung dalam bentuk salah saji material Laporan Keuangan yang merugikan investor dan kreditor sehingga terjadi ‘penurunan’ pendapatan yang terjadi dari tahun ke tahun hingga sekarang adalah hasil manipulasi pihak-pihak yang sengaja mengambil keuntungan dari pemalsuan data, keuntungan yang dihasilkan yang seharusnya masuk ke kas daerah malah masuk ke kantong-kantong pejabat yang diduga Korupsi di dalamnya," ujarnya, Jum’at (29/3/2024). 

Dugaan Financial Fraud ini dikuatkan dengan Beberapa Bukti-bukti ada beberapa perkara Kasus Fraud di PT. Bank Lampung saat ini.

"Dalam Waktu dekat Kami dari LSM TRINUSA DPD Provinsi akan menjadwalkan unjuk rasa (Aksi Demontrasi) sekaligus pelaporan kepada aparat penegak hukum serta meminta kepada PPATK untuk mengusut harta kekayaan dari pada pejabat yang berwenang di PT. BANK Lampung," pungkasnya. (*)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama