Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Refleksi, 77 Tahun perjalanan PII, Meneguhkan Komitmen Keislaman dan Keindonesiaan

 Kemah Refleksi dan diskusi Pengurus PII Jawa Timur di Camping Ground Hutan Cempaka Pasuruan, Jumat (24/05) hingga Minggu (26/05)

Pasuruan, wartamerdeka.info, - Pengurus Pelajar Islam Indonesia Wilayah Provinsi Jawa Timur (PW PII Jatim) menyelenggarakan Kemah Refleksi dan diskusi dimulai Jum'at (24/05) hingga minggu (26/05) di Camping Ground Hutan Cempaka Pasuruan. Kegiatan ini untuk memperingati Hari Bangkit (Harga) ke - 77 tahun sejak didirikan di Jogja pada 4 Mei 1947.

Selain dihadiri kader PII Jatim dan PII Tanah Laut Kalimantan selatan, hadir pula Ismail Nachu Alumni PII Jatim dan Sarifudin Lathif Direktur Cempaka Foundation. Ketua Umum PII Jatim, Chamid menegaskan bahwa komitmen Keislaman dan Keindonesiaan harus senantiasa ditanamkan ke seluruh pelajar khususnya di Jawa Timur.

"Pada momentum ini, komitmen Keislaman perlu kita kuatkan sebagai nilai yang harus senantiasa dijaga serta komitmen Keindonesiaan yang harus kita tanamkan ke seluruh pelajar sebagai pondasi pembentukan skill leadership", Kata Chamid.

Pada saat yang sama, Ismail Nachu yang juga salah seorang Pengurus KB PII Jatim ini, mengingatkan bahwa seorang kader PII harus meneguhkan trilogi/trikomitmen PII yakni Keterpelajaran, Keislaman dan Keindonesiaan.

"Seorang kader pelajar Islam Indonesia haruslah terpelajar, keislamannya matang serta komitmen Ke-indonesiaan nya sebagai bentuk pengabdian terhadap bangsa harus senantiasa dipupuk", Ungkap Ismail Nachu.

Panjangnya usia PII merupakan bukti bahwa PII merupakan organisasi yang kokoh serta senantiasa melahirkan kader-kader terbaik. terlebih sudah banyak kader-kader PII di berbagai sektor yang mendedikasikan hidupnya untuk membangun, mengabdi untuk umat dan bangsa. 

"Selamat Hari Bangkit PII ke 77 tahun, meneguhkan komitmen keislaman dan keindonesiaan, panjangnya umur PII mencapai 77 tahun merupakan perjalanan panjang merawat komitmen ke pelajaran keislaman dan keindonesiaan seorang kader PII haruslah menjadi kader kader yang sukses dan berperan diberbagai lini masyarakat." ungkap Noble, Bendahara Umum PII Jatim. (Galih)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama