TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Cegah Judi Online, Pejabat Utama Polres Lampung Utara Cek Hp Personilnya

 Lampung Utara, wartamerdeka.info, - Guna mencegah Judi Online, Pejabat Utama Polres Lampung Utara melakukan pengecekan terhadap Hand Phone milik anggotanya, senin (8/7/24).

Kapolres Lampung Utara AKBP Teddy Rachesna, S.H., S.I.K., M.Si., mengatakan, pengecekan ini merupakan bentuk komitmen Polres Lampung Utara untuk memastikan semua personel tidak terlibat judol dan menjalankan tugas dengan profesional serta bebas dari kegiatan yang melanggar hukum.

"Kami ingin memastikan bahwa personel Polres Lampung Utara tidak terlibat dalam aktivitas yang dapat merusak citra Kepolisian, terutama judi online," kata Kapolres AKBP Teddy.

Lebih lanjut disampaikan Kapolres, semua HP personel diperiksa secara detail untuk memastikan tidak ada aplikasi judi online yang terpasang di ponselnya. Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya personel yang menggunakan aplikasi judi online maupun mengakses situs judi online.

Pihaknya akan terus memantau dan melakukan pengecekan secara rutin untuk memastikan tidak ada personel jajaran Polres Lampung yang terlibat dalam langsung aktivitas judol.
"Jika ditemukan adanya pelanggaran, maka kami tidak akan ragu untuk mengambil tindakan tegas sesuai prosedur yang berlaku," tegas AKBP Teddy. (yoke)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama