Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Upayakan Penurunan Stunting, Pemkab Cilacap Gelar Rakor Paguyuban Pembangunan Manusia

 
Cilacap, wartamerdeka.info – Dalam rangka upaya percepatan penurunan angka stunting serta peningkatan kualitas kader agar optimal sesuai tugas dan fungsinya, Pemerintah Kabupaten Cilacap menggelar Rapat Koordinasi Paguyuban Kader Pembangunan Manusia (KPM), Jumat (09/08/2024) di Pendopo Wijayakusuma Cakti Cilacap.

Hal ini didasari bahwa penanggulangan stunting bukanlah tugas yang bisa diselesaikan sendiri oleh pemerintah. Diperlukan keterlibatan semua pihak termasuk KPM. Untuk diketahui, KPM adalah warga desa yang dipilih melalui musyawarah desa untuk bekerja membantu Pemerintah Desa dalam memfasilitasi masyarakat desa dalam merencanakan, melaksanakan dan mengawasi pembangunan SDM. Oleh karena itu, peran dan keberadaan KPM sangat strategis dalam upaya penurunan angka stunting di desa.

Pada kesempatan ini, Pj. Bupati Cilacap Awaluddin Muuri mengajak 269 KPM se-Kabupaten Cilacap yang hadir beserta seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan stunting.

“Saya yakin dengan kerjasama yang solid dan komitmen yang kuat antara KPM, Pemerintah Daerah dan masyarakat dapat membawa perubahan positif dalam penanggulangan stunting di Kabupaten Cilacap”, ungkapnya.

Dalam upaya tersebut, diperlukan peningkatan kapasitas KPM melalui berbagai pelatihan dan pendidikan yang relevan agar bisa mencapai target penurunan stunting menjadi 14% pada tahun 2024. KPM harus memiliki pengetahuan yang cukup untuk kegiatan-kegiatan konvergensi pencegahan stunting dengan memfasilitasi pelaksanaan integrasi pencegahan dan penurunan stunting di tingkat desa.

"Marilah kita bersama-sama berkomitmen untuk menciptakan generasi masa depan yang lebih sehat dan kuat, yang terbebas dari stunting", pungkasnya. (gus/kominfo)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama