TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Carnival Kasembon Diikuti 6 Desa Dan Kalangan Pelajar

 Malang, wartamerdeka.info, - Finish di lapangan desa Bayem, Carnival Kasembon di kecamatan Kasembon kabupaten Malang di helat, dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 79, Sabtu (14/9/2024)

Carnival Kasembon diikuti 6 desa di wilayah kecamatan Kasembon, Desa Bayem, Desa Kasembon, Desa Pait, Desa Pondok Agung, Desa Sukosari dan Desa Wono agung.
Selain itu juga melibatkan peserta dari unsur Pelajar mulai TK, SD, SMP, SMA sampai kalangan Pondok Pesantren. 

Carnival kasembon bersatu ini menampilkan beragam atraksi dengan kostum unik dari  setiap peserta, yang  mencermikan kekayaan  budaya dan kreativitas  di seluruh masyarakat kecamatan Kasembon.
Barisan pelajar yang tampil dengan kostum adat nusantara sampai santri Pondok dengan membawakan Seni Tradisional hingga masyarakat umun  yang menghadirkan parade  kendaraan hias dengan dentuman musik yang menggetarkan, semuanya berhasil memukau para penonton.


Khoirul Anam, Kades Desa Bayem mengngatakan yang menjadi titik  akhir dari rute carnival para peserta dan penonton tampak sangat menikmati seluruh rangkaian acara yang berlangsung tertib dan aman.

Carnival  kecamatan Kasembon  tahun ini  tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi antarwarga dan meningkatkan rasa cinta terhadap kebudayaan lokal.

"Dengat semangat kebersamaan yang tinggi, acara ini diharapkan dapat terus berlangsung setiap tahun, menjadi agenda rutin tahunan sekaligus menjadi ikon kebanggan warga kecamatan Kasembon," Ungkap Kades bayem. (Hari)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama