Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

Polemik Beasiswa PIP Jalur Aspirasi, Kadis Dikbud Barru Angkat Bicara

Barru, wartamerdeka.info, - Kepala Dinas  Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Barru Andi Adnan Azis, S.STP., M.Si., akhirnya angkat bicara terkait polemik penyaluran Bea Siswa Program Indonesia Pintar (PIP) di beberapa sekolah wilayah kabupaten Barru lewat Jalur Aspirasi Anggota DPR RI. 

Andi Adnan mengakui, beasiswa PIP itu sangat bagus. karena memang membantu para anak didik yang membutuhkan biaya pendidikan.  Namun perlu kejelasan terkait prosudure penyalurannya sehingga tidak bersoal dikemudian hari. 

"Beasiswa PIP aspirasi yang dilaksanakan salah satu anggota dewan itu terdapat kejanggalan, sehingga kami butuh penjelasan", ujar Adnan kepada Awak Media usai gelar maulid nabi Muhammad SAW di Halaman Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Barru. Jumat (27/9/24).

Menurut Mantan Kadis Perhubungan Barru itu, penyerahan Beasiswa PIP yang dilaksanakan ini belum pernah ada komunikasi ke Dinas. Mereka  langsung mengunjungi  sekolah untuk menyampaikan dengan mengumpulkan orang tua untuk melakukan pertemuan, sehingga saya tidak merespon hal itu karena kami butuh penjelasan.

“Apalagi daftar penerima beasiswa PIP itu banyak dari kalangan orang-orang mampu. Sehingga kami takutkan tidak tepat sasaran.” jelasnya.

Lebih jauh Adnan jelaskan, Karena Beasiswa PIP yang kami kenal diperuntukkan bagi masyarakat miskin atau berpotensi tidak melanjutkan pendidikan. Jadi kami membutuhkan komunikasi dari pihak bersangkutan agar tidak terjadi mis komunikasi. 

“Kasihan kepala sekolah, mereka tidak tau apa-apa. Takutnya mereka jadi korban jika nantinya terjadi kesalahan dalam penyaluran Beasiswa PIP akibat persetujuan penandatanganan surat aktifasi siswa", tandas  Kadis Pendidikan Barru.

Seperti diketahui,  Pemberian Beasiswa PIP kepada Ribuan Siswa SD, SMP dan SLTA se kabupaten Barru oleh Anggota DPR RI Dr. H. Muhammad Aras, S. Pd. MM belum bisa dicairkan oleh calon penerima karena terkendala rekomendasi aktifasi dari Kepala Sekolah. 

Para kepala Sekolah tidak berani mengeluarkan rekomendasi pencairan dengan berbagai alasan sehingga hal ini menjadi polemik dimasyarakat. (syam)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...