Bagi ICMI, Ramadhan adalah waktu yang sempurna untuk merefleksikan kembali perjalanan Sejarah dan merencanakan langkah-langkah besar untuk masa depan umat. Membangkitkan semangat berhidmat dan menebar kemaslahatan kepada sebanyak mungkin manusia.
Jika kita menengok sejarah, ICMI pernah membuat sebuah langkah luar biasa dengan mendirikan Bank Muamalat pada tahun 1991. Bank ini bukan hanya menjadi pionir perbankan syariah di Indonesia, tetapi juga membuktikan bahwa umat Islam memiliki potensi besar untuk menciptakan perubahan ekonomi yang lebih adil dan berkelanjutan.
Kini, menjelang Ramadhan 2025, saatnya para aktivis dan pengurus ICMI menulis sejarah baru. Saatnya ICMI kembali bergerak untuk mengubah tantangan menjadi peluang, khususnya di bidang ekonomi umat.
Mendirikan usaha produktif yang berbasis syariah adalah langkah penting agar ICMI bisa berdiri lebih kokoh. Kita tidak hanya ingin menjadi organisasi yang bergantung pada dana eksternal atau sumbangan, tetapi kita ingin menjadi organisasi yang mandiri, yang bisa menjadi sumber kesejahteraan bagi anggotanya, dan yang mampu menggerakkan roda ekonomi umat.
Dalam bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, adalah waktu yang tepat untuk mengambil langkah besar menuju kemandirian itu. Menjadi pemain aktif dalam melakukan perubahan besar yang bermanfaat. Bukan sekedar pengkritik di luar arena dengan kondisi secara pendanaan tak berdaya.
Dengan mendirikan usaha produktif, kita bisa membuka lebih banyak peluang kerja, menciptakan lapangan usaha baru, dan yang terpenting, menjadi modal untuk membangun umat. ICMI bisa berperan sebagai katalisator yang mendorong tumbuhnya usaha-usaha kecil dan menengah, yang berbasis pada prinsip-prinsip syariah, dan ini akan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Disamping itu, ICMI juga bisa memberdayakan anggotanya untuk ikut berperan serta dalam mengelola usaha-usaha ini, sehingga mereka tidak hanya mendapatkan manfaat langsung dari sisi finansial, tetapi juga bisa mengembangkan diri dan memberi manfaat lebih luas bagi umat.
Dengan berjalannya waktu, usaha produktif ini akan menjadi modal penting dalam menjalankan tugas kita untuk membangun umat dan bangsa. ICMI tidak hanya sekadar berperan dalam bidang intelektual, tetapi juga dalam menciptakan lapangan kerja, menggerakkan perekonomian, dan mewujudkan kesejahteraan umat.
Dengan langkah ini, ICMI akan semakin kuat, semakin mandiri, dan lebih siap untuk menjalankan peran besar dalam membangun umat dan bangsa. Ramadhan 2025 bisa menjadi momentum besar bagi kita untuk merancang masa depan yang lebih cerah, untuk menjadi agen perubahan yang lebih nyata dan lebih berdampak. (Amin).
Komentar
Posting Komentar